Karenasemuasayangmega’s Weblog

April 25, 2008

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 8:45 am

10 Cara Untuk Meningkatkan Skill Interpersonal Anda

Jangan mengurangi pentingnya arti skill interpersonal di tempat kerja. Bagaimana anda diartikan oleh manajer anda dan rekan kerja memainkan peranan besar dalam hal-hal yang sama kecilnya dengan kesenangan sehari-hari anda di kantor dan sama besarnya dengan masa depan karir anda.

Tidak peduli seberapa kerasnya anda bekerja atau berapa banyak ide brilian yang anda punya, jika anda tidak bisa berhubungan dengan orang-orang yang bekerja sama dengan anda, kehidupan professional anda akan menderita. Kabar baiknya adalah ada beberapa hal konkret yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan keahlian social anda dan menjadi lebih dekat dengan kolega-kolega anda. Semua ‘alat-alat’ berikut akan membantu anda sukses di dunia kerja sekarang ini.
Cobalah 10 tips berikut untuk meningkatkan kemampuan interpersonal anda :

Smile1. Smile. Sedikit orang yang ingin berada di sekitar seseorang yang selalu terlihat tak bahagia. Lakukan yang terbaik untuk menjadi seseorang yang friendly dan antusias dengan rekan-rekan kerja anda. Bangun sikap positif dan ceria mengenai pekerjaan dan mengenai kehidupan. Seringlah tersenyum. Energi positif yang anda pancarkan akan menarik yang lain kepada anda.

2. Jadilah apresiatif. Carilah satu hal positif tentang setiap orang yang anda bekerja sama dan biarlah mereka mendengarnya. Jadilah murah hati dengan pujian dan kata-kata yang mengobarkan semangat. Ucapkan terima kasih ketika seseorang menolong anda. Buatlah kolega anda merasa diterima ketika mereka menelepon atau datang ke kantor anda. Jika anda membiarkan orang lain mengetahui bahwa mereka dihargai, mereka akan mau memberikan yang terbaik untuk anda.

3. Perhatikanlah orang lain. Cermatilah apa yang sedang terjadi dalam kehidupan orang lain. Ketahuilah momen-momen bahagia mereka, dan tunjukkanlah perhatian dan simpati pada situasi-situasi sulit seperti waktu sakit atau kematian. Buatlah eye contact dan ingatlah orang dari nama pertama mereka. Tanyakan yang lain akan opini-opini mereka.

4. Latihlah mendengarkan dengan aktif. Untuk mendengarkan dengan aktif adalah dengan mendemonstrasikan bahwa anda memang mau untuk mendengar dan mengerti akan pandangan orang lain. Itu berarti menegaskan kembali, dengan bahasa anda sendiri, apa yang orang lain telah katakan. Dengan cara ini, anda mengetahui bahwa anda mengerti apa yang mereka maksudkan dan mereka mengetahui bahwa respon anda melebihi lip service. Rekan-rekan kerja anda akan menghargai mengetahui bahwa anda benar-benar mendengarkan dengan apa yang telah mereka katakan.

5. Bawalah kebersamaan. Ciptakanlah lingkungan yang mengajak orang lain untuk bekerja sama. Perlakukanlah setiap orang dengan sama, dan jangan bermain `siapa yang favorit.` Hindari berbicara tentang orang lain di belakang mereka. Tindak lanjutkan apa yang orang lain sarankan atau minta. Ketika anda membuat pernyataan atau pengumuman, pastikan bahwa anda telah dimengerti. Jika rekan-rekan anda melihat anda sebagai seseorang yang solid dan fair, mereka akan mempercayai anda.

6. Tangani konflik-konflik. Ambillah sebuah langkah mudah untuk membawa kebersamaan, dan menjadi seseorang yang menangani konflik-konflik ketika akan terjadi. Pelajari bagaimana menjadi mediator yang efektif. Jika ada rekan-rekan kerja yang ber-cekcok mengenai permasalahan personal atau professional, aturlah agar kedua pihak duduk bersama dan bantu mengatasi perbedaan mereka. Dengan mengambil peranan memimpin, anda akan mendapatkan respek dan kekaguman dari orang sekitar anda.

7. Berkomunikasi dengan jelas. Perhatikanlah apa yang anda katakan dan bagaimana anda mengatakannya. Seorang komunikator yang jelas dan efektif menghindari salah pengertian dengan rekan-rekan kerja, kolega-kolega, dan rekan sejawat anda. Kelancaran verbal anda memproyeksikan gambaran akan intelijensi dan kedewasaan, tidak peduli berapa pun usia anda. Jika anda tetap mengeluarkan semua apa yang ada di pikiran anda, orang tidak akan terlalu menaruh perhatian dengan kata-kata ataupun opini anda.

Humour8. Hiburlah mereka. Janganlah takut untuk menjadi lucu ataupun pandai. Banyak orang yang mau berada di dekat orang-orang yang bisa membuat mereka tertawa. Gunakanlah rasa humor anda sebagai alat efektif untuk menurunkan batas dan menghimpun perhatian orang.

9. Lihatlah dari sisi mereka. Empati berarti menjadi mampu untuk menaruh diri anda dalam sepatu orang lain dan mengerti apa yang mereka rasakan. Cobalah untuk melihat situasi dan respon-respon dari perspektif orang lain. Ini bisa terjadi dengan tetap berhubungan dengan emosi-emosi anda sendiri; orang-orang yang menghindari perasaan mereka sendiri terkadang menjadi sulit untuk ber-empati dengan orang lain.

10. Janganlah mengeluh. Tidak ada yang lebih buruk dibandingkan seorang pengeluh yang kronis ataupun perengek. Jika anda harus mengemukakan tentang sesuatu, simpanlah itu dalam buku harian anda. Jika anda harus mengungkapkan dengan kata-kata keluhan-keluhan anda, ungkapkan kepada teman terdekat anda dan keluarga saja, dan jadikanlah singkat. Bagikan itu kepada semua orang sekitar anda atau yang lainnya dan anda akan mendapatkan reputasi buruk.

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 8:41 am
7 Kesalahan Dalam Mengejar Karir

Meski setiap tugas dari atasan berhasil dikerjakan dengan baik, tapi tanda-tanda mendapatkan promosi tak kunjung datang. Mungkin kesalahan tidak hanya ada di posisi anda, tapi juga faktor lingkungan kerja. Jika jenjang karir yang ingin anda kejar saat ini, maka anda perlu mewaspadai beberapa hal yang bisa menjadi batu sandungan berikut ini:

Semua Dimasukkan ke Hati
Tidak semua orang beruntung bekerja di lingkungan yang ideal. Seringkali kita harus menghadapi rekan kerja yang malas atau atasan yang cerewet. Agar “kerikil-kerikil” tersebut tidak mengganggu kinerja kita, semua hal yang menjengkelkan jangan dimasukkan ke hati. Tetaplah fokus pada tujuan dan jangan biarkan hal itu mengganggu konsentrasi.

Kurang Bertanya
Seorang reporter baru di sebuah koran ternama berbagi kiat suksesnya, “Teman-teman di kantor baru saya tidak pernah mengajari saya bagaimana mejadi wartawan yang baik. Akhirnya di kantor saya yang banyak bertanya dan menimba ilmu dari para senior,” ujarnya. Jadi, jika anda merasa “sendirian” dalam mengerjakan sebuah tugas dari atasan, jangan ragu untuk bertanya dan jangan takut untuk meminta penjelasan jika jawaban yang diberikan kurang memuaskan. Asal anda tahu, para atasan sebenarnya lebih suka diberi pertanyaan daripada harus mengoreksi kesalahan.

Jangan Disembunyikan
Presentasi yang anda lakukan mendapat apresiasi positif dari klien? Atau anda berhasil meraih prestasi tertentu di luar pekerjaan? Jangan disembunyikan, sampaikan pada atasan agar mereka mengetahui potensi yang anda miliki.

Terlalu Perfeksionis
Menjadi seorang perfeksionis memang bukan sebuah dosa, namun anda tidak harus melakukannya jika sampai mengorbankan pekerjaan. Misalnya saja karena tidak ingin ada kesalahan tipografi dalam proposal, anda sampai melakukan cek berulang-ulang sehingga pekerjaan lain terbengkalai.

Takut Negosiasi
Kesalahan umum yang sering dilakukan karyawan wanita di dunia kerja adalah tidak berani bernegosiasi. Banyak karyawan yang merasa takut untuk mengemukakan sesuatu padahal itu demi kepentingannya sendiri. Ingin mengajukan permohonan cuti, naik jabatan, naik gaji, atau mengerjakan sebuah tugas dari atasan? Jangan cepat menyerah untuk mengajukan tawaran.

Terperangkap Dalam Tugas Administratif
Apakah selama bertahun-tahun tugas anda hanya berkisar pada menjawab telepon, mengatur arsip dan mencatat surat yang masuk? Jika iya, maka anda berada jauh dari impian untuk meraih jenjang karir yang lebih tinggi. Kini tiba saatnya bagi anda untuk mencari tantangan lebih dengan mengerjakan tugas lain yang menonjolkan kemampuan dan mengasah potensi anda. Lakukan sekarang juga.

Selalu Melihat ke Atas
Demi mengejar karir tentu kita harus bekerja maksimal agar atasan menilai kita dengan baik. Tapi sebaiknya jangan lupakan kolega anda, yakni teman-teman satu tim. Ada lho karyawan yang rela mengklaim sebuah proyek sebagai prestasinya meskipu sebenarnya itu merupakan kerja keras sebuah tim. Jangan sampai karena ingin menyenangkan hati atasan, kita mengorbankan teman.

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 8:40 am
Atasan yang otoriter
bagaimana caranya menghadapi atasan yang otoriter? dilain pihak saya harus nurut agar karir lancar tapi dilain pihak harga diri saya merasa tertekan karena tidak pernah didengar.

Seringkali rasa tidak cocok timbul dari expectation yang tidak matching / sesuai. Harapan kita akan tingkah laku leader seringkali dituntun oleh stereotype – mitos tentang atasan yang ideal.

Apakah mitosnya ?
- atasan itu dapat mengarahkan diri sendiri, punya kekuasaan otonomi
- atasan selalu tahu apa yang diharapkan dari tugasnya
- atasan yang baik selalu tahu sebaik apa mereka melakukan tugasnya
- atasan yang baik selalu mencari informasi yang diperlukan
- atasan yang baik selalu punya emotional intelligence yang baik : punya daya untuk mengontrol diri, punya interpersonal skills yang baik, empatik dsb

Namanya juga mitos, pasti juga tidak selalu benar. Tidak selalu atasan sempurna disemua kompetensi yang dibutuhkan oleh posisinya. Kadangkala karena faktor keberuntungan, kadangkala karena faktor waktu, atau kompetensi teknisnya baik sekali dsb.

Jika memang atasan anda belum matang sebagai leader, besar kemungkinan ia mempunyai konsep diri yang negatif sehingga sering merasa terancam jika bawahan lebih kompeten. Pakar psikologi-komunikasi – Carl Rogers menunjukkan hubungan berbanding lurus antara sikap defensif dengan konsep diri negatif, dan keterbukaan. Semakin dia merasa diri kurang cukup kompeten, semakin defensif ia. Semakin tertutup pula ia terhadap kemungkinan dikritik atau kritik itu sendiri.

Apakah mungkin atasan anda masuk dalam kategori ini? apakah ada perasaan terancam yang dirasakan oleh beliau ?

Ada pula kemungkinan memang style leadership atasan anda adalah authoritative – otoriter. Ini bisa saja disebabkan oleh pendidikan (termasuk orangtua), pengalaman kerja, atau memang “bawaan orok”.

Apa yang bisa dilakukan ? First, saya sarankan menggunakan kiat Steven Covey, gunakan tools dalam circle influence anda. Sifat, tabiat dan perangai boss anda adalah sesuatu yang di luar kontrol anda, susah merubahnya. Yang bisa diubah adalahd pengharapan anda, cara anda berinteraksi dengannya dan cara anda memandang situasi ini.

Pernahkah anda mendengar istilah followership ? Ini adalah antidote (lawan) dari leadership. Biarpun saya sebut lawan namun saling mengisi, leadership yang baik akan efektif dengan adanya followership yang baik. Dengan followership skills yang baik, boss anda akan “takluk”.

Apa saja kuncinya ?

1. Tempatkan diri anda dalam sepatunya, coba pahami konteks/situasi yang dihadapinya termasuk : -
a. goals dan objectives
b. tekanan
c. kekuatan dan kelemahan serta “bintik buta”nya
d. gaya bekerja yang ia senangi
e. tipe personality nya : senang fakta ? fokus pada orang? Pemimpi ? dsb.
2. Kenali kekuatan dan kelemahan anda. Kenali juga personality style anda. Apakah anda orang yang teliti? Berfokus pada orang dan hubungan ? Atau anda lebih mengutamakan perasaan ? Bagaimana orientasi anda pada fakta ? Contoh, kalau anda orang yang berfokus pada hubungan, maka keputusan bos yang tidak mengindahkan perasaan orang banyak akan menjengkelkan anda. Jangan. Tanggung jawab keputusan itu bukan ada pada anda. Mungkin anda tidak membaca situasi lebih jauh daripada bos anda membacanya.
3. Pilih gaya komunikasi dan interaksi dengan bos yang anda pikir paling efektif dalam menghasilkan hal yang diharapkan. Dalam NLP, ini disebut mirroring. Jika bos berbicara seperlunya, sebaiknya anda juga tidak banyak bicara. Jika ia senang humor, maka bumbui diskusi anda dengan humor dsb.
4. Pikirkan hal apa saja yang dapat membuat bos anda lebih efektf dalam berkarya. Bila bos anda dijadwalkan keluar kota seminggu dengan jadwal presentatsi yang penuh, maka pastikan materi presentasinya up-to-date dan efektif, pastikan ia bertemu dengan orang yang tepat dsb.
5. Mendengar adalah power. Semakin didengarkan semakin besar power anda terhadap bos anda. Listen hard, talk straight. Jangan jadi yes-man/woman. Dengan didengar, bos anda menjadi kurang terancam, lebih pede, yakin bahwa anda mensupportnya.
6. Kenali harapannya, dan usahakan agar dapat anda penuhi. Simak semua hal yang dituntutnya dari anda. Apakah ia ingin anda lebih cepat ? Lebih rajin di tempat kerja, lebih punya inisiatif , bekerja dengan smart dan tidak buang tenaga ? Lakukanlah. Anda hanya menjadi lebih baik dengan melakukan semua ini.
7. Reward tingkah lakunya yang menyenangkan. Jika ia membebastugaskan anda lebih cepat karena ia tahu anak anda sakit, maka tinggallah lebih lama sesudah jam kerja di hari berikutnya. Ia akan mengenali anda sebagai orang yang adil dan dapat dipercaya.
8. Pendeknya, lakukan apa saja dalam kekuatan anda untuk memmbuat boss anda tergantung pada anda.

Jika hal-hal di atas sudah dilakukan dan hasilnya nihil, maka saran saya : TINGGALKAN TEMPAT TERSEBUT.

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 8:37 am

Kiat Hadapi Rekan Kerja Yang Menjengkelkan

Berhadapan dengan rekan kerja yang tidak menyenangkan, kerap tak dapat dihindari. Agar Anda tidak ikut dirugikan dan terlibat dalam konflik, pelajari langkah-langkah untuk mengantisipasinya.

Di tempat kerja, mau tidak mau, kita harus berhadapan dengan rekan-rekan kerja yang memiliki karakter berbeda dengan kita. Ada yang menyenangkan, pendiam, terlalu banyak bicara, ada pula yang egois dan tidak peduli dengan kita. Berbagai macam karakteristik manusia bercampur baur, dan sangat mungkin tidak semuanya mampu kita hadapi begitu saja.

Jangka waktu kerja yang panjang, kewajiban berinteraksi dengan rekan kerja akan memberi peluang terjadinya senggolan, intrik dan juga percikan kebencian. Faktor stres dan tekanan kerja yang tinggi tentunya sangat mudah memacu adanya konflik dan pertikaian.


Meski situasi ini kerap tak dapat dihindari, ada baiknya kita pelajari lebih dahulu bagaimana cara berhadapan dengan rekan kerja yang memiliki karakter sulit – dengan cara yang lebih profesional.

Tetap Bersikap Tenang

“Kita tidak akan mau bekerja sama dengan seseorang yang sama persis dengan kita,” tukas Dosen di Goldey-Beacom College, Dr, Patricia Buhler. “Rekan kerja yang memiliki karakter sama persis akan menyebabkan miskinnya kreativitas dan inovasi. Hal ini bukan saja tidak baik bagi tim, tapi juga bagi perusahaan.” Lagipula, bagi Buhler, perusahaan tentu juga lebih suka mencari tenaga baru yang dapat bekerja sama dan memiliki pengalaman kerja dan personaliti yang lebih luas.

Lima tahun belakangan ini, semakin banyak perusahaan yang melakukan psikotes untuk memastikan apakah si calon pekerja mampu bekerja di dalam tim. Bila tidak, ya tinggal ditolak saja lamarannya. Namun masalahnya, apa yang kita lakukan bila harus berhadapan dengan rekan kerja, atau mungkin bos yang memiliki karakter sulit? Pertama-tama, mungkin kita harus luruskan dulu karakter apa saja yang termasuk dalam karakter sulit tersebut.
Menurut Presiden dan CEO Manajemen Training Goeins-Williams Associates, Inc., Devona Williams, ada enam tipikal karakter sulit – yang kita bisa temukan baik pada rekan kerja maupun pada atasan kita, yaitu:

• Tipe pengatur atau penuntut,
• Tipe kurang sensitif, suka berbicara kotor serta kurang pedulian,
• Tipe individu berkaralder kasar, jorok atau tidak bersih,
• Tipe perengek atau suka mengeluh, dan selalu berpikir negatif,
• Tipe pengganggu, atau pembantah dan bermasalah pada komitmen,
• Tipe yang suka mempermainkan orang atau kerap menggunakan politik kantor.

Konflik bisa terjadi atas berbagai sebab, perbedaan tujuan yang ingin dicapai juga dapat menyebabkan terjadinya perpecahan dalam kelompok tersebut. Bagi Williams, perbedaan seseorang dalam melihat sesuatu atau adanya ketidaksetujuan atas suatu hal yang dianggap penting. Apalagi bila dalam hal tersebut belum ada tujuan kerja yang jelas. Ini tentu saja akan dapat menimbulkan masalah.
Konflik dalam bisnis juga bisa meningkat, bila seseorang lebih suka mengerjakan sesuatu secara satu persatu sedangkan yang lainnya lebih memilih mengerjakan tugas yang paling krusial terlebih dahulu, sebelum mendapatkan konklusi. Atasan maupun rekan kerja kita bisa jadi terlalu cerewet dengan pekerjaan kita, atau mereka mengatakan sesuatu yang salah di waktu yang salah pula.
Tingkah laku rekan sekantor yang menyebalkan, bisa sangat menjengkelkan – misalnya si rekan itu tidak dapat berbaur dengan orang lain. Orang yang tidak becus bekerja juga kerap mengundang masalah, apalagi jika orang itu jelas-jelas tidak memiliki kemampuan yang di bidangnya. Bila kita tengah mengalami situasi kerja yang seperti ini, Williams memberi saran untuk menghadapinya dengan langkah-langkah berikut ini:

Perbaiki Cara Komunikasi

Coba latih keahlian komunikasi kita, bersikaplah terbuka dan secara aktif mendengarkan kemauan atasan ataupun rekan kerja kita. Pastikan untuk sama-sama memahami apa yang dibicarakan dengan baik, jadi perhatikan baik-baik tanggapan yang ia berikan. Komunikasikan semua yang diperlukannya, jika atasan atau rekan kerja itu orang yang suka memerintah atau penuntut, cobalah ungkapkan pikiran kita dengan menggunakan memo.

Mengendalikan Stres

Lakukan inventarisasi keahlian kita sendiri, apa saja yang akan kita lakukan saat seharian bekerja, bagaimana cara mengatasinya? Apakah ada hal-hal yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan stress kerja? Strategi lainnya adalah dengan memasang alunan musik di kantor. Buatlah jurnal, tulis apa saja yang membuat kits resah, daripada meledakkannya.

Meningkatkan Kemampuan Personal dan Mengendalikan Tingkah Laku

Berpikirlah pro-aktif dalam berhubungan dengan orang lain, apakah kita sudah melakukan praduga pada orang lain? Apakah orang tersebut benar-benar kita butuhkan? Apa yang menjadi motif kelakuan mereka? Cari cara tersendiri untuk berinteraksi dengannya tanpa faktor yang satu itu, dengan begitu kita juga akan membangun posisi yang cukup kuat, bila ia termasuk `orang penting’ di kantor.

Hindari Situasi Sulit

Perkecil kontak dengan orang bermasalah tersebut, mintalah bantuan dari rekan kerja lain untuk ikut membantu kerja tim. Cari orang ketiga yang mampu menengahi masalah, bila kita harus berhadapan dengan konflik tersebut. Orang ketiga ini nantinya yang akan menjadi saksi kelakuan rekan kerja yang bermasalah ini.

Usaha Terakhir

Jika situasinya sudah tak tertahankan lagi, cari kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan di tempat lain. Misalnya, mintalah untuk dimutasi ke bagian lain, menjadi posisi lainnya di perusahaan yang sama, atau bila benar-benar tidak ada kemungkinan lain – ajukan pengunduran diri. Bukan berarti strategi kita kalah, tapi mencoba mengendalikan nasib kita sendiri.

Mengganti Dinamika Kerja

Menurut Buhler, beberapa konflik dan stress yang kerap terjadi dalam ruang kerja sebenarnya dapat diatasi baik dari para karyawan maupun dari tempat kerja itu sendiri. Kekuatan hanya akan datang bersama posisi yang kuat di organisasi tersebut, namun sekarang, kekuatannya cenderung lebih bersifat personal, kekuatan pengetahuannya serta kemampuannya – yang tidak semata-mata dilihat dari gelar kesarjanaan.
Hasilnya, gaya pemerintahan dan kontrol manejer menjadi sumber utama. Ia bisa saja akan merasa terancam kehilangan kekuasaan bila harus mengganti gaya kepemerintahannya tersebut. Buhler memberikan beberapa kiat pada kita, bagaimana caranya menghadapi tipe manejer yang berperilaku sulit.
Salah satunya, jangan bersikap defensif (bertahan). Jangan menempatkan diri pada posisi ‘telur di ujung tanduk’, dengan kata lain, jangan sampai kita memberi senapan yang memungkinkan atasan `membunuh’ kita. Bersikaplah tenang dan diam, perhatikan cara kerja si bos dan bila memungkinkan – ikuti gayanya. Bisa jadi nantinya si atasan akan mampu bekerja sama dengan kita.

Kenalilah, karena individu ini hanya bisa bekerja berdasarkan kemampuannya. Begitu banyak karyawan yang menggunakan caranya sendiri-sendiri dalam menyelesaikan pekerjaannya. Diskusikan cara kerja yang sesuai, bila memang harus ada perubahan – bila perlu berikan berbagai referensi dan sumber informasi yang mendukungnya. Dan yang terakhir, bersikaplah sabar. Sebuah perubahan butuh proses yang panjang – takkan bisa berubah dalam semalam

April 24, 2008

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 4:03 am

Kapitalisme tidak memiliki suatu definisi universal yang bisa diterima secara luas, namun secara umum merujuk pada satu atau beberapa hal berikut:

  • sebuah sistem yang mulai terinstitusi di Eropa pada masa abad ke-16 hingga abad ke-19 – yaitu di masa perkembangan perbankan komersial Eropa, di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal seperti tanah dan tenaga manusia, pada sebuah pasar bebas di mana harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran, demi menghasilkan keuntungan di mana statusnya dilindungi oleh negara melalui hak pemilikan serta tunduk kepada hukum negara atau kepada pihak yang sudah terikat kontrak yang telah disusun secara jelas kewajibannya baik eksplisit maupun implisit serta tidak semata-mata tergantung pada kewajiban dan perlindungan yang diberikan oleh kepenguasaan feodal.
  • suatu keyakinan mengenai keuntungan dari menjalankan hal-hal semacam itu.

Pengertian Lain dari Kapitalisme

Kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang mengatur proses produksi dan pendistribusian barang dan jasa.

ciri-ciri Kapitalisme:

1.Sebagian besar sarana produksi dan distribusi dimiliki oleh individu.

2.Barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas (free market) yang bersifat kompetitif.

3.modal kapitali (baik uang maupun kekayaan lain) diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan laba (profit).

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 2:54 am

IMPROVE YOUR CAREER
AT BANK BUMIPUTERA !!!

The Bank will open our new branches at Solo, Palembang and Bogor. We invite energetic, dedicated & high potential talents to join for the positions as :

Accounting Staff

Qualifications :

* Male or Female
* Min. S1 education level
* Experience in banking industry is preferable
* Computer and English literate is a must
* Have an excellent interpersonal relationship, dynamic, target oriented and eager to success

Teller

Qualifications :

* Male or Female
* Min. S1 education level
* Should be 160 cm height for female or 165 cm height for male
* Experience in banking industry is preferable
* Computer and English literate is a must
* Have an excellent interpersonal relationship, dynamic, target oriented and eager to success

Clearing & Payments Staff

Qualifications :

* Male or Female
* Min. S1 education level
*

Experience in banking industry is preferable
*

Computer and English literate is a must
* Have an excellent interpersonal relationship, dynamic, target oriented and eager to success

A very competitive remuneration package commensurate with skills & experience will be offered to successful applicants

Submit your comprehensive CV and recent photograph
before 29 February 2008
send via email to
hr@bumiputera.co.id

April 22, 2008

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 7:47 am

Pesta untuk Sang Kaisar

Pesta untuk Sang Kaisar Liem Sioe Liong menggelar pesta ulang tahunnya yang ke-90 di Singapura. Wartawan Tempo Metta Darmasaputra menyusup dalam resepsi berbiaya Rp 20 miliar itu.

TENGGELAM di antara kerumunan perempuan harum dan lelaki bertuksedo, saya terpaksa melakukan pekerjaan menyebalkan itu. Beberapa orang datang dan bertanya di mana toilet. Please, over there, Sir, kata saya berulang-ulang. Posisi saya di ruangan yang megah itu memang tak menguntungkan: di pojok dan berdiri kaku empat jam penuh tanpa sedikit pun ada kesempatan duduk. Saya merasa bagai Santa Klaus di toko mainan anak-anak pada sebuah malam Natal tersenyum, berusaha gembira meski sesungguhnya dipaksakan.

Malam itu, Sabtu dua pekan lalu, saya memang tidak berada di toko mainan anak-anak. Saya tercagak di The Island Ballroom Hotel Shangri-La Singapura. Bagian depan ballroom disulap menjadi taman istana yang dipenuhi lukisan dekoratif bergambar deretan pohon bambu. Panggung berarsitektur istana Kaisar Cina dinasti Ming dan Ching di Kota Terlarang (Forbidden City) dihadirkan di satu sisi dalam ruangan. Malam itu terasa istimewa: Liem Sioe Liong, mantan taipan nomor wahid Indonesia kelahiran Fujian, Cina, berulang tahun yang ke-90. Buat orang Cina, sembilan merupakan simbol peruntungan, karena merupakan angka terbesar dalam deret desimal. Penghitungan hari ulang tahun Liem didasarkan pada penanggalan kalender Cina. Dalam tarikh Masehi, umur Om Liem sebetulnya baru 89 tahun. Ia lahir pada 16 Juli 1916.

Di pintu masuk hotel, puluhan wanita cantik berpakaian cheong sam merah menyala berjejer rapi menyambut lebih dari seribu tamu yang datang. Sebagian besar konglomerat papan atas Indonesia hadir. Di sana tampak antara lain Prajogo Pangestu (Grup Barito), Sofjan Wanandi (Gemala), Mochtar Riady (Lippo), Ciputra, Murdaya Poo beserta istrinya Siti Hartati Murdaya (Berca), Budi Hartono (Djarum), dan Sukanto Tanoto (Raja Garuda Mas). Juga datang tiga putri mantan Presiden Soeharto: Siti Hardijanti Rukmana, Siti Hediati Harijadi, dan Siti Hutami Endang Adiningsih. Sejumlah mantan pejabat Orde Baru pun tak ketinggalan. Moerdiono, Harmoko, Fuad Bawazier, dan Akbar Tandjung termasuk di antaranya. Pesta yang berlangsung dua malam itu?Sabtu dan Minggu?diperkirakan dihadiri 2.500 undangan dari Indonesia, Singapura, dan Cina.

Semua tamu diterbangkan dari daerah asal dengan Singapore Airlines. Di Singapura mereka menginap di Shangri-La dan di Hotel Meritus Meridien. Semua biaya terbang dan menginap ditanggung Om Liem. Servis serupa juga pernah diberikan Liem ketika ia merayakan pesta ulang tahun perkawinan ke-60, April tahun lalu. Pesta kawin emas Liem dan istri di hotel yang sama pada 1994 ditaksir menghabiskan dana US$ 650 ribu (Rp 6,5 miliar). Pesta ulang tahun Om Liem ke-90 diperkirakan koran berbahasa Cina, Lianhe Wanbao, menelan biaya US$ 2 juta (Rp 20 miliar).

* * *

BERJUBELNYA tamu penting membuat panitia pesta jauh-jauh hari sudah mendata ketat nama para tamu. Kartu undangan yang disebar dilengkapi bar code dan wajib dibawa saat datang untuk dicocokkan dengan data di komputer panitia. Setelah dipastikan bukan penyusup, para tamu mendapat cendera mata berupa huruf kanji kuno berlapis emas murni lima gram. Oleh panitia mereka diantar menuju meja makan sesuai dengan nomor yang telah ditentukan. Tak kurang dari 120 meja bundar masing-masing berkapasitas 10 orang disiapkan untuk menjamu para tamu.

Saya tak membawa undangan dan karenanya tak begitu yakin bisa masuk ke pesta itu. Tapi selalu saja ada jalan di saat-saat genting. Dalam antrean, menjelang pos pemeriksaan, saya terpikir untuk mencari toilet yang terletak di bagian dalam ballroom. Beruntung, petugas malam itu sangat ramah: mereka mempersilakan saya ke kamar kecil meski dengan demikian melewati pos sekuriti.

Jadilah saya tamu tak diundang yang menyaksikan pesta megah itu dari ruang sempit di sekitar pintu keluar ruang utama. Sesekali saya mendekat panggung utama untuk menyaksikan beberapa detail untuk kemudian menyingkir kembali ke pojok itu. Di sana bergerombol pelayan hotel dan tujuh juru foto dari Moreno Studio yang khusus diterbangkan dari Jakarta.

* * *

LIMA belas menit menjelang pukul delapan malam, perhelatan dimulai. Suara tambur menderu. Pintu utama ballroom dibuka. Liem Sioe Liong masuk dipapah oleh beberapa kerabatnya. Lagu “Nan Erl Dang Zi Qiang”, sound track film Kung Fu Master, segera menggema. Dimainkan oleh aktor Jet Li, Kung Fu Master bercerita tentang pahlawan legendaris rakyat Cina, Wong Fei Hung. Lebih dari seribu tamu yang hadir malam itu sontak berdiri memberikan hormat kepada Liem Sang Kaisar bershio naga. Tepuk tangan membahana.

Ditemani istrinya, Lie Shu Zen, Liem beringsut naik ke panggung dengan bantuan sebilah papan hidrolik. Keempat anaknya Albert, Andree, Anthoni, dan Mira berdiri di sampingnya. Dengan jas hitam berdasi kupu-kupu warna merah marun, ia tampak sehat meski matanya kerap menatap kosong. Alunan musik dari Keat Hong Chinese Orchestra membahana. Bait-bait lagu Nan Erl bercerita tentang kesejatian seorang laki-laki.

Hanya sedikit kata yang disampaikan Liem dalam bahasa Mandarin saat memberikan sambutan. Sebentar kemudian, ia mengajak para tamu bersulang. Gaaan beei…, terdengar aba-aba panjang. Gan bei adalah bahasa Cina untuk bersulang. Para tamu pun menyambut hangat ajakan itu. Acara kemudian dilanjutkan dengan santap malam.

Artis serba bisa asal Singapura, Kit Chan, khusus didatangkan dari Amerika Serikat negeri tempatnya kini tinggal untuk menghibur para tamu. Para undangan bernostalgia dengan beberapa lagu lama yang pernah dipopulerkan Teresa Teng, penyanyi top yang tak asing bagi warga keturunan Cina di seluruh dunia.

Selain makanan dan musik, para tamu juga disuguhi film dokumenter tentang kehidupan Liem melalui enam layar lebar yang terpampang di dua sisi ruangan.

Dalam film itu dikisahkan bagaimana Liem muda, saat itu 21 tahun, memulai kariernya sebagai pembuat krupuk dan tahu di Kudus, Jawa Tengah, setibanya ia dari tanah leluhurnya, Tiongkok.

Di kota itulah, Liem bertemu dengan gadis asal Lasem, Jawa Tengah, Lie Shu Zen, yang kini jadi istrinya. Menurut Mira Salim, putri Liem, ibunya sempat tak diizinkan orang tuanya untuk dinikahi Liem. Mereka khawatir, anaknya dibawa ke Tiongkok, katanya. Tapi Liem berhasil meyakinkan calon mertuanya. Pesta perkawinan selama 12 hari pun dilangsungkan.

Liem kemudian hijrah ke Jakarta dan bisnisnya dari tahun ke tahun menggurita. Tak hanya di Indonesia, sayap bisnisnya melebar hingga Arab Saudi dan Nigeria. Ia pernah masuk dalam jajaran 100 orang terkaya versi majalah Fortune. Liem pernah menerima penghargaan dari pemerintah Spanyol. Ia juga pernah dinobatkan oleh Wharton School, University of Pennsylvania, AS, sebagai legenda dari Asia Tenggara.

Tapi terpaan badai krisis ekonomi 1997 membuat bisnisnya ringsek. Ia berutang kepada negara hingga Rp 52 triliun. Akibatnya, sejumlah aset emasnya, termasuk Bank Central Asia, harus lepas dari genggaman. Meski begitu, kerajaan bisnis Liem sepertinya tak pernah benar-benar pudar. Ia tetap menjadi pusat magnet di jagat bisnis Indonesia. Indofood dan Bogasari, dua dari sekian perusahaan Liem yang tersisa, tetap merajai bisnis makanan di Indonesia. Bisik-bisik menyebutkan, Liem sebenarnya masih punya banyak bisnis di Indonesia meski namanya secara formal tak tercatat sebagai pemilik.

Buat masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia, menurut Sofjan Wanandi, jasa Om Liem tak bisa dibilang kecil. Dia pernah membiayai 500 ribu warga Tionghoa mendapatkan kewarganegaraan Indonesia semasa Soeharto dulu, ujarnya.

Wibawa Liem sebagai pebisnis memang belum tertandingi. Itu sebabnya para taipan dan tamu undangan lainnya rela antre satu jam untuk bisa bersalaman dengan Om Liem sebelum meninggalkan pesta yang berakhir pukul 11 malam itu. Liem menjabat erat satu per satu tamunya dengan ramah. Sesekali Liem tertegun jika lupa siapa orang yang ia hadapi. Anthoni Salim, anaknya, lalu membisikkan nama tamu yang tak diingat ayahnya.

Liem tampak menikmati pesta itu. Meski kini bermukim di Singapura rumahnya di Jakarta dibakar massa pada 1998 ia tak pernah kehilangan pengaruh. Tamu membludak. Orang-orang penting tak melupakannya. Tiga putri Soeharto, menjelang pesta usai, mendatangi Liem dengan khidmat. Mereka menatap, menjabat tangan lelaki tua itu, lalu tersenyum mesra. Liem membalas jabatan itu. Ia tersenyum, memandang ketiganya satu per satu seperti mengingat sebuah masa keemasan yang baru beberapa tahun silam ia tinggalkan.

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 6:26 am

Alamat Redaksi Media Massa dan Kantor Berita Asing


1. ANTARA

Wisma ANTARA Lt 19-20,
Jl Medan Merdeka Selatan No. 17, Jakarta 10110
Telp. (021) 3459173, 3802383, 3812043, 3814268.
Fax. (021) 3840907, 3865577
Email : redaksi@antara.co.id,
letter@antara.co.id,
newsroom@antara.co.id

2. BERITA KOTA
Delta Building Blok A 44-45,
Jl Suryopranoto No 1 – 9 Jakpus 10160.
Telp. (021) 3803115.
Fax. (021) 3808721
Email : berikot@biz.net.id

3. BISNIS INDONESIA
Wisma Bisnis Indonesia, Lt 5 – 8,
Jl. KH Mas Masyur No. 12 A Jakpus 10220
Telp. (021) 57901023.
Fax. (021) 57901025
Email : redaksi@bisnis.co.id.
SMS : 021-70642362

4. DETIK.COM
Aldevco Octagon Building – Lantai 2
Jl. Warung Buncit Raya No.75, Jakarta Selatan 12740
Telp. (021) 794.1177.
Fax. (021) 794.4472
Email : redaksi@staff.detik.com

5. HARIAN TERBIT
Jl. Pulogadung No. 15,
Kawasan Industri Jaktim 13920.
Telp. (021) 4603970.
Fax. (021) 4603970
Email : terbit@harianterbit.com.
Sms Korupsi : 0817-9124842

6. SENTANA
Jl. Rawa Teratai II/6, Kawasan Industri
Pulo Gadung, Jakarta Timur 13930.
Telp. (021) 4618318
Fax. (021) 4609079
Email : redaksi_sentara@plasa.com,
harianumumsentana@yahoo.com

7. INDOPOS
Gedung Graha Pena Indopos,
Jl Kebayoran Lama No 12 Jakarta.
Telp. (021) 53699556.
Fax. (021) 5332234
Email : editor@indpos.co.id,
indopos@jawapos.co.id.
Sms Anti Korupsi : 08121945429

8. INVESTOR DAILY
Jl. Padang No. 21 Manggarai, Jakarta Selatan.
Telp. (021) 8311326-27,
Fax. (021) 8310939
Email : koraninvestor@investor.co.id

9. KOMPAS
Jl. Palmerah Selatan No. 26-28, Jakarta 10270
Telp. (021) 5347710/20/30, 5302200.
Fax. (021) 5492685
Email : kompas@kompas.com.com

10. KORAN TEMPO
Kebayoran Centre Blok A11-A15,
Jl. Kebayoran Baru Mayestik, Jakarta 12240
Telp. (021) 7255625.
Fax. (021) 7255645, 7255650
Email : koran@tempo.co.id,
interaktif@tempo.co.id

11. MEDIA INDONESIA
Kompleks Deta Kedoya,
Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Jakarta Barat.
Telp. (021) 5812088.
Fax. (021) 5812102, 5812105
Email : redaksi@mediaindonesia.co.id,
Opini : redaksimedia@yahoo.com

12. NON’STOP
Graha Pena, Lt 8 – 9,
Jl. Kebayoran Lama No. 12 Jaksel 12210
Telp. (021) 53699507 ext 20 & 40.
Fax. (021) 53671716, 5333156

13. POS KOTA
Jl. Gajahmada No. 100 Jakarta 11180
Telp. (021) 6334702.
Fax. (021) 6340341, 6340252
Email : redaksi@harianposkota.com

14. RAKYAT MERDEKA
Gedung Graha Pena Lt 8,
Jl. Kebayoran Lama No 12 Jaksel 12210Telp.
(021) 53699507.
Fax. (021) 53671716, 5333156
Email : redaksi@rakyatmerdeka.co.id.
Sms Rakyat Merdeka : 0818167256
Email : dprm_online@plasa.com
BISNIS HARIAN
Telp. (021) 53699534.
Fax. (021) 53699534
Email. : bisnisharian@yahoo.com

15. REPUBLIKA
Jl Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510
Telp. (021) 7803747.
Fax. (021) 7983623
Email : sekretariat@republika.co.id

16. SEPUTAR INDONESIA
Menara Kebon Sirih Lt. 22
,Jl. Kebon Sirih Raya No. 17-19 Jakarta 10340.
Telp. (021) 3929758.
Fax. (021) 3929758, 3927721
Email : redaksi@seputar-indonesia.com.
SMS Sindo : 08888010000

17. SINAR HARAPAN
Jl. Raden Saleh No. 1B-1D Cikini, Jakarta Pusat 10430
Telp. (021) 3913880.
Fax. (021) 3153581
Email : redaksi@sinarharapan.co.id,
info@sinarharapan.co.id, opinish@sinarharapan.co.id

18. SUARA KARYA
Jalan Bangka Raya No 2 Kebayoran Baru Jakarta 12720
Telp. (021) 7191352 dan 7192656.
Fax. (021) 71790746
Email : redaksi@suarakarya-online.com

19. SUARA PEMBARUAN
Jl. Dewi Sartika 136 D Jakarta 13630
Telp. (021) 8014077, 8007988.
Fax. (021) 8007262, 8016131
Email : koransp@suarapembaruan.com.
Sms Forum Warga : 0811130165
E : komentarsp@suarapembaruan.com

20. THE JAKARTA POST
Jl. Palmerah Selatan 15, Jakarta 10270, Indonesia
Telp. (021) 5300476, 5300478.
Fax. (021) 5492685
Email : editorial@thejakartapost.com

21. WARTA KOTA
Jl. Hayam Wuruk 122 Jakarta 11180
Telp. (021) 2600818. Fax. (021) 6266023
Email : mailto:warkot@indomedia.com,
Sms Curhat : 081585490313
Sms Unek-Unek : 081514302389
Sms Kate Aye : 081584317364

22. KCM,
Fax. (021) 5360678,
kcm@kompas.com

23. FORUM KEADILAN
Jl. Palmerah Barat No 23C,
Jakarta Barat 12210
Telp. (021) 53670832.
Fax. (021) 53670832
Email : redaksi@forum.co.id

24. GATRA
Gedung Gatra,
Jl. Kalibata Timur IV No. 15 Jakarta 12740
Telp. (021) 7973535.
Fax. (021) 79196941 – 42
Email : redaksi@gatra.com

25. INVESTOR
Jl. Padang No. 21 Manggarai Jakarta 12970.
Telp. (021) 8280000.
Fax. : (021) 8311329, 83702249
Email : redaksi@investor.co.id

26. KONTAN
Gedung Kontan,
Jl. Kebayoran Lama No 1119 Jakarta 12210.
Telp. (021) 5357636.
Fax. (021) 5357633
Email : red@kontan-online.com

27. PROSPEKTIF
Gedung Teja Buana Lt.2,
Jl Menteng Raya No 29 Jakarta 10340
Telp. (021) 3101427.
Fax. (021) 3102310
Email : info@prospektif.com

28. SWA
Jl. Taman Tanah Abang III/23
Jakarta Pusat 10160
Telp. 3523839.
Fax. (021) 3457338, 3853759
Email : swaredaksi@cbn.net.id

29. TEMPO
Jl. Proklamasi No. 72 Jakarta 10320
Telp. (021) 3916160.
Fax. (021) 3921947
Email : tempo@tempo.co.id

30. TRUST
Jl. KH Wahid Hasyim No. 24 Menteng,
Jakarta 10350
Telp. (021) 3146061.
Fax. (021) 31464111
Email : redaksi@majalahtrust.com

31. WARTA EKONOMI
Gedung Warta, Jl Kramat IV No. 11 Jakarta 10430
Telp. (021) 3153731. Fax. (021) 3153732
Email : redaksi@wartaekonomi.com

32. LAMPUNG POST
Jl. Soekarno Hatta 108 Rajabasa Bandar Lampung
Email : redaksilampost@yahoo.com

33. RADAR LAMPUNG
Jl. Sultang Agung 18 Kedaton Bandar Lampung
Email : radar@lampung.wasantara.net.id

34. SUARA MERDEKA
Jl. Raya Kaligawe KM.5 Semarang
Email : humainia@yahoo.com

35. WAWASAN
Jl. Pandanaran II / 10 Semarang 50241
Email : redaksi@wawasan.co.id

36. BERNAS(Mimbar Bebas)
Jl. IKIP PGRI Sono SewuYogyakarta 55162
Email : bernasjogja@yahoo.com

37. KEDAULATAN RAKYAT
Jl. P. Mangkubumi 40-42 Yogyakarta
Email : redaksi@kr.co.id

38. JAWA POS
Gedung Graha PenaJl. Ahmad Yani 88 Surabaya 60234
Email : editor@jawapos.co.id

39. PONTIANAK POS
Email : mailto:redaksi@pontianakpost.com

41. PIKIRAN RAKYAT.
Email : rmailto:redaksi@pikiran-rakyat.com

42. KALTIM POST
Email : redaksi@kaltimpost.net

43. BALI POST
Email : balipost@indo.net.id

46. SOLO POS
Griya Solo PosJl. Adi Sucipto 190 Solo
Email : redaksi@solopos.net

47. SURYA
Jl. Margorejo Indah D-108 Surabaya
Email : surya1@padinet.com

48. SRIWIJAYA POST
Jl. Jend Basuki Rahmat 1608 BCD Palembang 30129
Email : sripo@mdp.net.id

49. RIAU POS
Jl. Raya Pekanbaru Bangkinang KM 1,5
Email : redaksi@riaupos.co.id

50. BANJARMASIN POST
Gedung Palimasan Jl. Mt. Haryono 143/54Banjarmasin, Kalsel
Email : bpost@indomedia.com

51. MANADO POST
Email : mdopost@mdo.mega.net.id

Alamat Kantor Berita Asing

1. AFX-ASIA
Jl Indramayu No 18 Jakarta 10310.
Telp. : 021- 3160780
Email : afxasia@cbn.net.id

2. AGENCE FRANCE PRESSE (AFP)
Jl. Indramayu No 18, Jakarta 10310.
Telp. (021) 3160780, 336082
Email : bestrade@cbn.net.id

3. ALGEMEEN NETHERLAND PERSBERAU (ANP)
Jl. Kebon Kacang 35 No 4, Jakarta 10240.
Telp. (021) 3141984
Email : britsins@cbn.net.id

4. ASSOCIATED PRESS (AP)
Detchce Bank Bldg, lt 14
Jl. Imam Bonjol No 80 Jakarta 10310
Telp. (021) 39831269
Email : gspencer@agp.org

5. AUSTRALIAN ASSOCIATED PRESS
Detchce Bank Bldg, lt 14
Jl. Imam Bonjol No 80 Jakarta 10310
Telp. (021) 39831262, 39831263
Email : aapkaren@cbn.net.id

6. BERNAMA
Wisma Antara, lt 19
Jl. Merdeka Selatan No 17 Jakarta 10110
Telp. (021) 3857626

7. DEUTCHE PRESS AGENTUR (DPA)
Istana Harmoni Apartment 19J
Kompleks Harmoni Blok B26-27 Jakarta
Telp. (021) 6305644
Email : alex@indosat.net.id

8. EFE SPANISH INTE. AGENCY
Jl. Penjernihan V/No 1 Pejompongan, Jakarta.
Telp. (021) 5722233

9. GEASSOCIERDE PRESS DIENSTEIN (GPD)
Jl. Prapanca Raya No 12 A, Kebayoran Baru
Jakarta 12150.
Telp. (021) 7250815
Email : theohaer@indosat.net.id

10. JIJI PRESS
Wisma Kyoei Prince Lt 7, suite 705
Jl Sudirman Kav 3 Jakarta 10220
Telp. (021) 5723309

11. KYODO TSUSHIN NEWS AGENCY
Wisma Antara Lt 16
Jl Merdeka Selatan No 17, Jakarta 10110
Telp. (021) 3802810, 3840113
Email : kyodojkt@rad.net.id

12. MIDLE EAST NEWS AGENCY (MENA)
Jl. Pulomas Barat 5A No. 1 Jakarta
Telp. (021) 4894839

13. NIHHON HOSO KYOKAI (NHK)
Wisma Nusantara Lt 14
Jl MH Thamrin No 59, Jakarta 10350
Telp. (021) 330174, 333909
Email : nhkjkt@rad.net.id

14. REUTERS
Wisma Antara Lt 17
Jl Merdeka Selatan No 17, Jakarta 10110
Telp. (021) 3846364, 3845012
Email : Jakarta.newsroom@reuters.com

15. VIETNAM NEWS AGENCY
Jl. Sawo No 20, Jakarta
Telp. (021) 326261
Email :vnajak@indosat.net.id

16. XINHUA NEWS AGENCY
Jl. Pandeglang No 44 Jakarta
Telp. (021) 2305753

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 6:17 am

WALK-IN INTERVIEW

Kami perusahaan media terkemuka di Indonesia mengundang tenaga muda yang dinamis dan kreatif untuk bergabung dalam team yang profesional sebagai:

1. Account Executive
2. Sales Executive
3. Sales Supervisor
4. Staf Promosi
5. Programmer
6. Staf Legal
7. External Relation Staff

Persyaratan:

a. Pria/Wanita, usia 24 – 35 tahun (1-6)
b. Pendidikan minimal S1 segala jurusan (1, 2, 3, 4), Sistem Informatika (5), Hukum (6)
c. Minimal 2 tahun pengalaman di bidangnya (1-6)
d. Berpenampilan menarik, berjiwa muda (gaul), ekstrovert, memiliki jaringan bisnis yang luas (1)
e. Berjiwa muda (gaul), lebih suka bekerja di lapangan, tahan terhadap tekanan (tough),
komunikatif (2, 3)
f. Memiliki pengalaman di event organizer atau PR lebih disukai (4)
g. Menguasai Visual Foxpro (5)
h. Pernah menangani masalah ketenagakerjaan dan serikat kerja (6)
I. Memahami community development, project organizing, pernah berhubungan atau terlibat dalam
LSM/NGO, berhubungan dengan banyak instansi pemerintahan.
j. Fasilitas: Gaji, Dana Pensiun, Tunjangan Kesehatan, Asuransi Jiwa, Asuransi Kecelakaan, Peluang
karier yang menarik.

Silahkan datang dan bawa lamaran lengkap pada:
Hari Jumat & Sabtu
Tanggal 18 & 19 April 2008
Waktu 09.00 – 17.00 WIB

di
Hotel Treva International
Jl. Menteng Raya No. 33
Jakarta Pusat

Diarsipkan di bawah: 1 — by karenasemuasayangmega @ 5:09 am
Rumah Sakit Islam Jakarta
Jl. Cempaka putih Tengah I/1 Jakarta Pusat – Indonesia – 10510
Tlp.(62-21) 4250451 – 42801567, Fax.(62-21) 420668
email: rsijpusat@rsi.co.id
Powered by Asacreative
Halaman Berikutnya »

Didukung oleh WordPress.com