Karenasemuasayangmega’s Weblog

April 25, 2008

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 5:04 am
Jenis Film
- Drama

Pemain
- Keira Knightley, James Mcavoy, Saoirse Ronan, Vanessa Redgrave, Romola Garai

Sutradara
- Joe Wright

Penulis
- Christhoper Hampton

Produksi
- Focus Features

Homepage
- http://www.atonementthemovie.co.uk/site/site.html

Trailer
- http://www.atonementthemovie.co.uk/site/site.html

Durasi
- 123 Min


Sinopsis

Tahun 1935, penulis cilik Briony Tallis (Saoirse Ronan) dan keluarganya yang kaya raya tinggal di rumah mewah mereka. Suatu hari, imajinasi Briony meluas. Robbie Turner (James McAvoy), pria terpelajar putra dari pengurus rumah mereka jatuh cinta kepada kakak Briony yang keras kepala, Cecilia (Keira Knightley). Robbie berharap, Cecilia pun mencintainya; Briony – yang jatuh cinta pada Robbie – ikut campur terlalu dalam hingga menuduh Robbie melakukan tindak kriminal yang tidak ia lakukan. Cecilia dan Robbie tetap saling mencintai meskipun Robbie ditahan – dengan Briony memberikan bukti-bukti palsu, mengakibatkan hidup mereka bertiga berubah selamanya.

Briony terus mencari pengampunan atas kejahatan masa kecilnya. Dengan keberaniannya, ia mencoba mendapatkan pengampunan dosa dan memahami makna cinta sejati sesungguhnya.

Diangkat dari novel karya Ian McEwan.

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 4:32 am

JUNO

Film drama komedi Juno merupakan film terbaik 2008.Pasalnya, film ini banyak meraih penghargaan.Salah satunya Oscar 2008 untuk kategori penulis naskah terbaik.Menariknya lagi, film yang dibintangi Ellen Page ini berisi pesan antiaborsi.

Selain itu, Juno masuk tiga nominasi Academy Award 2008 untuk kategori gambar terbaik, sutradara terbaik, dan aktris terbaik lewat akting Ellen Page. Bukan itu saja, bahkan Juno mendapat respons positif 93% dari para pengamat film di situs Rotten Tomatoes. Sementara itu, para pengamat film di situs Metacritics memberi nilai 83. Hal senada juga disampaikan wartawan Roger Ebert dari harian Chicago SunTimes. ’’Juno bisa sebagai film terbaik tahun ini.” Juno mengangkat cerita dari kisah seorang remaja bernama Juno MacGuff (Ellen Page) yang sedang hamil. Juno merasa keberatan dengan kehamilan tersebut.

Ayah sang jabang bayi adalah teman sekolah Juno dan idola para cewek-cewek SMA, yakni Paulie Bleeker (Michael Cera). Juno mengetahui dirinya hamil setelah janin tersebut berusia sembilan minggu.Orangtua Juno telah berpisah.Kini,dia tinggal bersama ibu tirinya. Juno sempat berpikir akan mengaborsi kandungannya. Namun, dia mengurungkan niat tersebut. Dari raut wajahnya, Juno sangat menginginkan hal itu. Namun,dia menyerah.Akhirnya, dia memutuskan memberikan buah hatinya itu kepada orangtua yang ingin mengadopsinya. Bersama sahabatnya, Leah (Olivia Thirlby), mereka mulai mencari orangtua ideal untuk si buah hati kelak.

Untung saja, orangtua Juno tidak memperparah keadaan. Bahkan, sang ayah ikut membantu menemui pasangan yang akan mengadopsi bayinya itu.Ayah Juno Mac (JK Simmons) menemaninya bertemu pasangan Mark dan Vanessa Loring (Jason Bateman dan Jennifer Garner). Mereka adalah pasangan ideal. Mark merupakan seorang komposer sukses, sedangkan Vanessa wanita karier namun penyayang anak. Sekilas hubungan mereka sangat cocok untuk membesarkan anak. Selain itu, Mark cepat akrab dengan Juno karena dia memiliki selera musik, film, dan gaya hidup yang sama. Sementara itu, Vannesa terbukti sangat siap menyayangi anaknya kelak.

Juno yang masih remaja juga masih memikirkan tentang kekasihnya Paulie yang terlihat pasif mencintainya. Dia berusaha melupakannya setelah Paulie mengajak wanita lain untuk menghadiri acara prom nite. Juno terluka dan marah. Juno juga harus melaporkan perkembangan bayinya kepada pasangan Mark dan Vannesa. Dia pun akhirnya jadi teratur bertemu keluarga ini, khususnya Mark. Hingga akhirnya, kedekatan Juno dengan Mark sanggup membuat dia melupakan Paulie. Bisa dibilang Mark membuatnya sangat nyaman hingga persahabatan mereka mulai meningkat ke tahap selanjutnya.

Antara Mark dan Juno terjalin sebuah perasaan. Hingga akhirnya,Mark memutuskan akan meninggalkan Vannesa. Pada pertemuan terakhir itu, Juno kaget dan kontan sadar tidak mungkin anaknya diberikan kepada orangtua seperti mereka. Tiba-tiba saja, Mark memutuskan tidak siap mengadopsi anak dan berniat melanjutkan kariernya di musik. Namun, Juno melihat Vannesa masih menginginkan bayinya. Juno pun meninggalkan pesan untuk Vannesa. Pesannya adalah Vannesa boleh memiliki anaknya jika dia masih berminat.

Cerita Juno tidaklah menceritakan kekelaman kehidupan remaja seperti film American Pie. Sebab, kisah dalam film ini lebih memberikan pencerahan tanpa terasa menggurui. Dialog yang cerdas dan jalan cerita yang menarik membuat isi film ini ringan sekaligus berbobot. Ceritanya seperti menumbuhkan harapan terhadap kehidupan bagi kondisi remaja saat ini. Sementara itu,akting Ellen Page bolehlah mendapat pujian. Film ini juga terkesan membawa pesan moral yakni antiaborsi,tapi cenderung pro terhadap kehidupan seks bebas.

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 3:46 am

Hana Yori Dango (Boys Over Flower)

Kategori: Jepang
Sutradara: Yasuharu Ishiie, Daisuke Yamamuro, Osamu Katayama
Penulis: Yoko Kamio, Mikio Satake, Yuki Fujimoto, Natsuko Takahashi, Arai Shuuko
Produksi: TBS
Durasi: 9 Episode @ 45 Menit
Tgl. Rilis: 2005
Pemain: Mariko Kaga, Nanako Matsushima, Mao Inoue, Shota Matsuda, Tsuyoshi Abe, Jun Matsumoto, Shun Oguri, Megumi Sato,
Nilai: dari 855 pemilih

Siapa bilang masuk ke sekolah bergengsi enak? Hal yang seharusnya menjadi kebanggaan tersebut tidak dirasakan oleh Tuskushi Makino yang bersekolah di Eitoku Gakuen, tempat yang berisikan anak-anak dari keluarga kaya dan berpengaruh.

Selain harus menahan kedongkolan melihat teman-temannya yang seolah berlomba memamerkan kekayaan orang tua, Tsukushi yang berasal dari keluarga pas-pasan juga harus bersabar menghadapi tingkah laku semena-mena F4, gerombolan yang berisi empat pemuda paling ditakuti di sekolah.

Mereka adalah Tsukasa Doumyouji yang merupakan pewaris sebuah perusahaan keuangan kelas dunia, Rui Hanazawa yang keluarganya berpengaruh, Sojiro Nishikado seorang playboy yang pewaris sebuah sekolah tea ceremony, dan Akira Mimasaka yang memiliki kaitan dengan yakuza.

Berharap bisa melewati hari-harinya dengan tenang, Tsukushi akhirnya tidak bisa menahan diri lagi ketika salah satu sahabatnya nyaris dilecehkan Doumyouji. Akibat dari perbuatannya, gadis itu menerima nota merah yang merupakan tanda dari F4 kalau siswa yang menerima sudah tidak diterima lagi dan bakal dilecehkan oleh seluruh siswa sekolah.

Namun dasar apes, kali ini Doumyouji ternyata salah memilih korban. Pasalnya, ternyata Tsukushi tidak tinggal diam dan malah balik memproklamirkan perang melawan F4 setelah sebelumnya menghajar Doumyouji didepan seluruh siswa sekolah.

Aksi berani gadis itu langsung menarik perhatian banyak orang, salah satunya adalah Rui yang diam-diam disukai Tsukushi karena sikapnya yang begitu misterius. Tidak cuma itu, ternyata Doumyouji juga jatuh hati pada Tsukushi dan berusaha dengan gayanya yang congkak untuk menarik perhatian mantan rivalnya tersebut.

Bagi penggemar ouxiangju Meteor Garden pasti keheranan menyaksikan begitu banyak persamaan antara serial favoritnya dengan dorama satu ini. Hal itu tentu saja tidak mengherankan, karena keduanya diambil dari manga Hana Yori Dango karangan Yoko Kamio meski tentu saja yang versi Jepang memiliki cerita yang lebih mendekati kisah di komik.

Deretan pemain yang dipilih pun tidak kalah apik, sebut saja seperti Maoi Inoue yang begitu identik dengan tokoh Makino Tsukushi hingga empat ‘personil’ Flower Four alias F4 yang diperankan Jun Matsumoto, Shun Oguri, Shota Matsuda dan Tsuyoshi Abe. Selain itu, masih ada penampilan spesial Nanako Matsushima sebagai Tsubaki Doumyouji.

Tentu saja, yang tidak boleh ketinggalan adalah dua lagu yang menghiasi salah satu dorama yang paling ditunggu oleh banyak orang ini. Yang pertama adalah Wish yang dinyanyikan oleh grup Arashi, yang salah satu personilnya adalah Matsumoto, dan Planetarium oleh Ai Otsuka.

<!–
google_ad_client = “pub-3583633748079108″;
/* 468×60, created 2/19/08 */
google_ad_slot = “1632267899″;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//–>

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 3:43 am

Love Story in Harvard

Kategori: Korea
Sutradara: Lee Jang-soo, Lee Jin-seok
Penulis: Choi Wan-gyoo, Song Eun-hye
Produksi: SBS
Durasi: 16 Episode @ 1 jam
Tgl. Rilis: 2004
Pemain: Kim Tae-Hee, Kim Rae-Won, Lee Jeong-Jin,
Nilai: dari 109 pemilih

reviewed by : Vicka Melissa/vee from lautanindonesia.com

Kim Hyun-woo adalah mahasiswa baru jurusan Hukum di Harvard dan bertemu dengan gadis bernama Lee Soo-in secara tidak sengaja. Awalnya ia hanya penasaran dengan gadis ini, tidak disangka lama kelamaan malah jatuh hati padanya. Hyun-woo sekelas dengan seorang siswa yang juga saingan beratnya dalam kuliah, Hong Jung min.

Ternyata nantinya Jung-min tidak hanya rival dalam kuliah tapi juga dalam merebut perhatian Soo in. Namun, pilihan Soo-in jatuh pada Hyun woo. Kerendahan hati pria itu telah membuat jantung gadis ini berdetak lebih cepat dari biasanya. Tinggal seatap di asrama semakin mendekatkan hubungan keduanya.

Masalah pertama muncul saat Soo-in, yang merupakan mahasiswa kedokteran disana, menghadapi situasi sulit saat ia harus menyelamatkan sorang pria yang terhambat penafasannya. Sebagai seorang mahasiswa, ia tidak diperbolehkan melakukan praktek kedokteran tanpa ijin.

Namun karena keadaan genting dan tidak ada dokter saat itu, Soo-in terpaksa mengambil tindakan demi menyelamatkan nyawa pria itu. Tindakan nekatnya membuahkan hasil tuntutan dari pihak keluarga karena merasa nyawa si korban dipertaruhkan di tangan seorang mahasiswa biasa. Karuan saja hati Soo-in kacau, ia bisa kehilangan beasiswanya untuk kuliah disana.

Mengetahui masalah ini, Hyun-woo berusaha sekuat tenaga mengumpulkan bukti-bukti untuk menguatkan posisi Soo-in dan usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil : Soo in dibebaskan dari tuduhan tersebut. Kejadian ini makin membuat cinta Soo-in pada Hyun-woo bertambah besar dan Jung-min pun semakin terbakar api cemburu.

Masalah selanjutnya. Soo-in ditugaskan untuk berangkat ke Afrika demi menjalani tugas sosial untuk membantu penduduk disana. Tak ingin menyakiti hati kekasihnya, Soo-in pun berangkat diam-diam tanpa pesan apapun. Konta saja Hyun-woo kebingungan mencari kekasihnya itu. Beberapa tahun telah berlalu.

Hyun-woo kembali ke Korea setelah menyelesaikan kuliahnya dan kemudian menjadi seorang pengacara. Hatinya masih diliputi kepediahan akibat ditinggalkan Soo-in karena ia tak tahu bagaimana kabar wanita itu. Secara kebetulan, Soo-in dan Jung-min yang selama 2 tahun tinggal di Amerika pun ikut kembali ke negeri asal mereka. Bisa ditebak, pertemuan mereka pun terjadi.

Hyun-woo sangat senang ketika akhirnya ia bisa bertemu dengan Soo-in lagi, tapi kemarahannya belum bisa mereda mengingat cara gadis itu yang meninggalkannya begitu saja beberapa tahun yang lampau.

Jung min pun kecewa, karena Soo-in ternyata masih mencintai Hyun-woo walau telah lama berpisah dengannya. Soo-in tak ingin memperlihatkan hatinya pada Hyun-woo karena ia takut pria itu akan disakiti lagi hatinya jika mengetahui bahwa Soo-in hanya 2 bulan tinggal di Korea.

Hyun-woo dan Jung-min akhirnya dihadapkan pada sebuah kasus dimana mereka harus menjadi pihak yang berlawanan. Sementara itu Hyun-woo tetap tidak mau melepaskan Soo-in, sampai akhirnya gadis itu menyerah dan keduanya kembali bersama seperti dulu.

Gadis ini pun memberitahukan bahwa ia harus segera pergi lagi untuk menyelesaikan tugasnya. Hyun-woo pun berjanji untuk menunggunya pulang. Ini adalah adegan paling manis, disaat mereka berdua harus berpura-pura tegar disaat mengucapkan perpisahan. Hyun-woo mengantar Soo-in ke bandara.

Saat Soo-in menuju ke gerbang keberangkatan, ia tiba-tiba jatuh pingsan. Ia segera dibawa ke rumah sakit. Diketahui ternyata gadis malang itu menderita leukimia namun memilih untuk tidak mengatakan hal tersebut pada Hyun-woo.

Hyun-woo malah mengetahui hal ini dari Jung-min. Ia langsung melamar Soo-in, namun ditolak dengan alasan bahwa gadis itu tidak akan bertahan lama tanpa transplantasi sumsum tulang belakang. Berbagai rintangan mereka hadapi demi untuk bisa bersatu. Penyakit Soo-in pun bertambah parah, dan harapan untuk mendapatkan donor semakin menipis.

Untuk mendapatkan donor Hyun-woo diancam agar menyerah pada kasus yang sedang ia tangani saat itu. Hal itu dia lakukan, namun sayang janji tinggal janji, donor yang dijanjikan tak pernah muncul karena pihak-pihak jahat telah menghalangi donor tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan yang gencar, akhirnya Hyun-woo bisa menyelamatkan donor tersebut sekaligus mengumpulkan bukti untuk menangkap pihak yang telah mengancamnya berkat bantuan dari Jung-min. Mereka pun memenangkan kasusnya dan Soo-in juga terselamatkan.

Digarap dengan serius dan menampilkan atmosfer salah satu kampus paling terkenal di dunia, Love Story in Harvard mengedepankan sisi lain dari kehidupan mahasiswa Korea di perantauan. Selain keindahan sinematografi yang menjadi keunggulan serial Korea, para bintangnya juga mampu menyedot perhatian pemirsa.

Yang paling disorot adalah Kim Rae-won yang sebelumnya sukses di My Love Patzzi dan Kim Tae-hee, yang kali ini melepaskan sosok gadis jahat yang sudah terlanjur melekat pada dirinya lewat Stairway to Heaven. Selain itu, masih ada Lee Jeong-jin yang juga mencuri perhatian di Once Upon A Time in High School bersama Kwon Sang-woo.

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 3:39 am

Tokyo Love Story

Kategori: Jepang
Sutradara: Nagayama Kouzou
Penulis: Sakamoto Yuji dari manga karya Saimon Fumi
Produksi: Fuji TV
Durasi: 11 Episode
Tgl. Rilis: 1991
Pemain: Yosuke Eguchi, Honami Suzuki, Oda Yuji, Narimi Arimori, Akiho Sendo,
Nilai: dari 39 pemilih

Dorama ini mencertiakan tentang seorang cowok lugu yang baru pindah kerja ke Tokyo. Ia bernama Kanji Nagao yang diperankan oleh Oda Yuuji. Pada awalnya ia mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di daerah Tokyo.

Akan tetapi berkat bantuan rekan sekerjanya yang bernama Rika Akana yang diperankan oleh Honami Suzuki, Akhirnya Kanji dapat dengan cepat menyesuaikan dirinya. Rika selalu ada di sisi Kanji dan selalu membantu Kanji, bahkan hampir dalam setiap situasi. Tidak hanya itu saja, dalam masalah tentang cinta sekalipun, Rika ikut membantunya.

Kanji sejak di sekolah dahulu pernah naksir seorang cewek yang lemah lembut. Cewek tersebut bernama Satomi Sekiguchi. Cinta pertama Kanji tersebut muncul di Tokyo. Kanji tidak pernah berani untuk menyatakan perasaannya tersebut ke Satomi. Hingga suatu saat dia punya keberanian untuk menyatakan, ternyata itu cewek malahan naksir orang lain, yakni temen sekolah Kanji dulu yang bernama Minami, yang diperankan oleh Yosuke Eguchi.

KAZUMASA ODA – Love Story wa Totsuzen ni (OST Tokyo Love Story)

Nani kara tsutaereba ii no ka
wakaranai mama toki wa nagarete
Ukande wa kiete yuku arifureta kotoba dake
Kimi ga anmari suteki dakara
Tada sunao ni suki to ienai de
Tabun mou sugu ame mo yande futari tasogare

Reff:
Ano hi ano toki ano basho de kimi ni aenakattara
Bokura wa itsumademo mishiranu futari no mama

Dare ka ga amaku sasou kotoba ni
mou kokoro yuretari shinai de
Setsunai kedo sonna fuu ni kokoro wa shibarenai
Ashita ni nareba kimi o kitto ima yori motto suki ni naru
Sono subete ga boku no naka de toki o koete yuku

Kimi no tame ni tsubasa ni naru kimi o mamori tsuzukeru
Yawarakaku kimi o tsutsumu ano kaze ni naru
Reff :
Ano hi ano toki ano basho de kimi ni aenakattara
Bokura wa itsumademo mishiranu futari no mama

Ima kimi no kokoro ga ugoita kotoba tomete kata o yosete
Boku wa wasurenai kono hi o kimi o dare ni mo watasanai

Kimi no tame ni tsubasa ni naru kimi o mamori tsuzukeru
Yawarakaku kimi o tsutsumu ano kaze ni naru

Reff:
Ano hi ano toki ano basho de kimi ni aenakattara
Bokura wa itsumademo mishiranu futari no mama

Dare ka ga amaku sasou kotoba ni kokoro yuretari shinai de
Kimi o tsutsumu ano kaze ni naru

Namun Rika ternyata jatuh cinta sama Kanji. Namun, cintanya yang terlalu besar kepada Kanji membuat Kanji menjadi kerepotan.

<!–
google_ad_client = “pub-3583633748079108″;
/* 468×60, created 2/19/08 */
google_ad_slot = “1632267899″;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//–>

April 22, 2008

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 8:01 am

Jangan Jadi Muslimah Nyebelin

Satu lagi nih, buku keren yang wajib dibaca para muslimah. Buku Jangan Jadi Muslimah Nyebelin yang ditulis Asma Nadia ini aseli asik bgt dibaca. Tau dong, Asma Nadia klo nulis cerita emang asik-asik. Easy reading tapi penuh makna n syariat. Buku yang satu ini merupakan buku non fiksi pertama beliau. Tapi beliau berhasil mengemasnya dengan ciamik bgt. Buku ini berisi materi kepribadian yang OKe bgt buat kita para muslimah. Buku ini ditulis berdasarkan kisah-kisah nyata yang mungkin juga sering kita temui. Jadi, aku jamin, temen2 g akan nyesel kalo suatu hari nemu n mbaca buku ini.

Dalam buku ini, kita sebagai muslimah, terutama yang sudah berjilbab diberi tahu hal-hal yang terkadang tanpa kita sadari sering mengganggu khalayak ramai n membuat citra kaum muslimah jadi sedikit buruk. Harusnya sih, muslimah menjadi sosok yang menyejukkan, yang membawa kedamaian, dan bukan malah bikin sebel. Aku aja nyadar bgt, ternyata masih banyak bgt yang harus aku perbaiki setelah mbaca buku ini.. Muslimah kan juga manusia. Manusia itu tempatnya salah dan lupa. Berjilbab g membuat seorang muslimah jadi sempurna, kan?

Nah, mengenai isinya, buku inimengupas tentang hal-hal yang terkadang remeh dan mengganggu bagi muslimah. Seperti bau badan, bau mulut, bau rambut, bau tangan, n bau2an lainnya. Banyak kn kita temui masalah sepele ini?

Trus yang kedua juga dibahas tentang keindahan. Keindahan di sini tentu aja keindahan yang bisa dipandang. Bukan tentang aurat. Pakaian tertutup rapat, tapi bukan berarti semua manusia g bisa ngeliet kita, kan? Sering kan denger komentar, jilbaban kok jorok? Ato, jilbaban kok buta warna? Ato, masa orang pakai jilbab begitu? Well, keindahan yang dibahas di buku ini adalah mengenai keindahan di sekitar wajah (gigi, bibir, ekspresi, kebersihan wajah) n keindahan penampilan (warna busana, madu-madan busana, corak busana, model yang pas dengan bentuk tubuh, n hal2 kecil lain yang kadang ngganggu penampilan)

Nah yang ketiga, dibahas juga tentang prilaku muslimah yang menyebalkan. Dari yang suka merusak kegembiraan teman, mencela dan menghina orang lain, ngegosip, mau menang sendiri, g lihat sikon, miss or Mrs ‘KOK’?, banyak tanya, suka nyeletuk yang bikin malu, sampai yang asal ngomong.

Trus, yang keempat Asma Nadia ngajak kita nelaah tentang sikap-sikap nyebelin yang tanpa kita sadari mungkin kita miliki. Di bab ini, kita diajarin buat g asal jaga izzah, tampillah apa adanya agar membuat kita lebih dekat dengan sekitar, termasuk target dakwah..trus juga, kita jangan asal ikut campur, jangan lelet, jangan jorok, jangan suka mengeluh, jangan cepet nyerah, jangan kuper, jangan sok ekslusif dengan membentuk komunitas sendiri, n jangan2 yang lainnya yang patut kita pelajari dengan seksama.

Bener-bener deh ni buku banyak bgt ngajarin hal-hal yang mengajak kita buat g jadi muslimah nyebelin. Kadang kesindir dikit sih, mbaca buku ini. Tapi bikin kita ngangguk-ngangguk setuju. Kalopun kita ter-kritik melalui buku ini, tapi kritik2 yang membangun kan malah bagus buat kita? Kenapa g kita terima? Y, ga? Hhmm.. pokoknya wajib, kudu, harus baca buku ini, ya….

April 18, 2008

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 4:24 am

Keluarga Kekaisaran

Berdasarkan Konstitusi Jepang, Kaisar adalah lambang negara dan persatuan rakyat. Kaisar tidak mempunyai kekuasaan yang terkait dengan pemerintah. Kaisar Akihito naik takhta sebagai Kaisar Jepang ke-125 pada tahun 1989.

Para anggota Keluarga Kekaisaran menerima tamu-tamu negara dari berbagai negara lain, dan melakukan kunjungan ke luar negeri. Melalui kegiatan demikian serta kegiatan-kegiatan lainnya, mereka menjalankan peranan penting dalam meningkatkan persahabatan internasional.

Para anggota Keluarga Kekaisaran juga membina kontak luas dengan warga Jepang dengan hadir pada bermacam-macam acara penting yang berlangsung di seluruh negeri dan melakukan kunjungan ke fasilitas-fasilitas bagi para penyandang cacat dan para manula. Keluarga Kekaisaran dihormati secara luas oleh rakyat Jepang

Keluarga Kekaisaran Jepang
Duduk, dari kiri : Putri Mahkota Masako, Putri Aiko (dipangku), Kaisar Akihito, Permaisuri Michiko dan Putra Mahkota Naruhito.
Berdiri, dari kiri : Putri Sayako, Putri Mako, Pangeran Akishino, Putri Kako dan Putri Akishino.
Foto diambil Desember 2004 (Imperial Household Agency)

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 4:11 am

Entah knapa, dari dulu gw interest banget sama masalah kerajaan atau kekaisaran. berhubung di jepang juga ada sistem ini, akhir2 ini gw sering baca2 info tentang keluarga kaisar. di jepang, kaisar adalah lambang negara dan persatuan rakyat. trus uniknya, di jepang tuh sampe skarang masih pake kalender dengan sistem taun sesuai dengan nama kaisar yang sedang menjabat. jadi misalnya taun 1990 kaisar x naik tahta, trus tgl 24 januari 2008 kaisar x meninggal, secara otomatis hari ini juga putra mahkota y naik tahta, yang akhirnya membuat nama taun berubah, dari taun x ke taun y. jadi terhitung mulai hari ini (misalnya hari ini tgl 25 jan 200 8) adalah taun y. trus misalnya ada anak yang lahir tgl 26 januari 2008, artinya dia lahir pada 2006 januari tahun 1 y. hehe, kocak juga kan? gw ampe skarang masih blom terbiasa make sistem taun ini. berhubung dari taun 1989 sampe skarang kaisar yang menjabat adalah kaisar akihito ( nama kehormatannya = kaisar heisei), jadi taun 1989-skarang namanya adalah taun heisei. kalo anak2 seangkatan gw (kelahiran 1983-1984) nama taunnya = taun shouwa. krn yang menjabat sebagai kaisar dari taun 1926 – 1989 adalah kaisar hirohito (kaisar shouwa). jadi tahun kelahiran gw adalah taun 58 shouwa (tahun 1983).

Skarang gw mau ngebahas keluarga kaisar heisei aja deh. jadi kaisar yang menjabat skarang kan kaisar heisei, dia punya 3 orang anak dari perkawinannya dengan empress (bahasa indonesianya apa coba?) michiko, yaitu pangeran naruhito, pangeran akishino, dan putri sayako. kalau suatu saat kaisar heisei meninggal, yang akan menggantikan posisinya adalah pangeran naruhito. dengan akan naik tahta-nya pangeran naruhito, otomatis yang akan menjadi putra mahkota kan keturunan dari naruhito, masalahnya naruhito cuma punya satu keturunan cewek, yaitu putri aiko (baru lahir thn 2001). waktu taun 2001 di indonesia juga sempet heboh dengan kelahiran putri aiko yang nyebabin munculnya kontroversi di keluarga kekaisaran, yang katanya mau ngerubah sistem syarat2 untuk jadi seorang kaisar yang selama ini hanya boleh laki2. skitar taun 2001-an emang kayaknya sistem itu hampir terwujud, berhubung pangeran akishino juga cuma punya keturunan cewek doang. sampe terjadilah peristiwa heboh lagi taun 2006, yaitu lahirnya bayi laki2 dari pangeran akishino (nama anaknya pangeran hisahito). ya setelah lahirnya pangeran hisahito, scr otomatis pikiran utk ngerubah sistem kekaisaran akhirnya brubah lagi, krn putra mahkota akhirnya dipegang sama pangeran hisahito. nasib .. nasib .. kesian banget si naruhito ya? haha

yoshiki kuroda & sayako ↓

Oh iya, blom lagi beberapa taun yang lalu, putri sayako memutuskan untuk keluar dari keluarga kekaisaran (royal family), krn dia mau nikah sama orang biasa (yoshiki kuroda). ketentuan jika seseorang dari keluarga kaisar menikah dengan orang biasa harus meninggalkan kekaisaran tertulis di undang undang jepang. tapi gw salut juga sih, walaupun gw ga tau sbenernya lebih enak di dalem istana, atau di luar huehue. kayaknya kalo gw bayangin mendingan di dalem istana deh, apalagi istananya di jepang. kalo istananya di indo mah mendingan gw keluar.

April 17, 2008

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 8:07 am

Jewel in The Palace, korea

Suh Jang-geum adalah putri seorang mantan panglima kerajaan Suh Chun-soo dan dayang istana Park Myeong-yi. Ayah dan ibunya sendiri bertemu secara kebetulan, Myeong-yi tersingkir dari istana karena mengetahui konspirasi yang dilakukan oleh keluarga Choi.

Nyaris tewas diracuni, wanita itu ditolong oleh sahabat baiknya Han Ae-jong sampai akhirnya bertemu dan menikah dengan Chun-soo, yang juga memendam masa lalu pilu. Diramal bakal bertemu oleh tiga wanita yang bakal menentukan hidupnya, pria itu akhirnya mengorbankan jiwanya demi menyelamatkan putrinya dan sang istri.

Jang-geum malah harus hidup sebatang kara setelah Myeong-yi meninggal akibat panah anak buah mantan sahabat yang menjadi rivalnya dayang Choi Sang-gong. Namun nasib baik masih mengiringinya, ia diangkat anak oleh pasangan Kang Deok-goo dan Na Joo-daek. Selain itu, nasib juga membawanya bertemu dengan pria yang belakangan menjadi raja Jeong-jong.

Menempuh pendidikan di istana sebagai calon dayang, Jang-geum besar di istana serta memiliki dua sahabat : Choi Geum-young dan Lee Yeon-seng. Ia dirawat oleh Dayang Han, tanpa tahu bahwa wanita itu adalah sahabat baik ibunya. Setelah melewati berbagai rintangan, sang guru berhasil menduduki jabatan Dayang Utama.

Kebahagiaan Jang-geum semakin lengkap setelah identitas Dayang Han terbongkar, namun hal itu tidak berlangsung lama. Dayang Choi yang haus kekuasaan akhirnya berhasil menyingkirkan seterunya lewat insiden bebek sulfur yang membuat sakit Raja semakin parah.

Kejadian itu membuat Dayang Han dan Jang-geum, yang memiliki talenta diatas rata-rata dalam memasak, harus tersingkir dan dibuang ke pengasingan. Dalam perjalanan, sang guru yang begitu dihormati meninggal dunia. Keruan saja, hal ini membuat gadis itu putus asa dan berulang kali berusaha kabur untuk kembali ke istana.

Tapi, pertemuan dan perkenalan dengan tabib wanita bernama Jang-do kembali mengubah arah hidup Jang-geum. Dasar memiliki bakat luar biasa, ia mulai menerima nasib dan belajar ilmu obat-obatan dengan keras. Hasilnya, gadis itu berhasil kembali ke istana dengan status baru : tabib kerajaan.

Ketika kembali, ia mendapati semua sudah berubah : Dayang Choi dan Geum-young telah menduduki posisi puncak (dibantu oleh kaki tangan mereka Yong-ro), sementara Dayang Min dan Ah Jang yang dulu berpihak pada mendiang Dayang Han tersia-sia. Nasib Yeong-seng jauh lebih baik, ia diangkat menjadi selir Raja.

Kembalinya Jang-geum ke istana keruan saja membuat musuh-musuhnya kaget, terutama Dayang Choi yang telah tahu siapa gadis itu sebenarnya. Lewat kerja sama dengan Perdana Menteri dan kakaknya Choi Pan-sool, ia berusaha menyingkirkan Jang-geum dan salah satu pejabat yang karirnya cepat melesat dan bersimpati pada gadis itu Min Jeong-ho.

Berkat taktik Jeong-ho, yang ahli strategi, Jang-geum akhirnya berhasil menyingkap kebusukan keluarga Choi sekaligus membersihkan nama mendiang ibu dan gurunya. Keluarga Choi yang telah turun-temurun menguasai dapur kerajaan akhirnya terusir, dan dayang Choi tewas setelah sebelumnya sempat meminta ampun didepan makam Park Myeong-yi.

Intrik ternyata tidak hanya berhenti disitu, Raja yang telah mempercayai Jang-geum (dan belakangan jatuh cinta) mengangkatnya sebagai Tabib Agung. Hal itu sudah tentu mencuatkan protes, sebab dimasa itu tidak ada satu wanita pun yang pernah menduduki posisi puncak. Yang menyedihkan, orang-orang yang sebelumnya menjadi sekutu Jang-geum berbalik melawannya.

Meski sudah menjalankan tugas sebaik-baiknya, Jang-geum akhirnya tidak berhasil menyelamatkan nyawa Raja yang telah sakit parah. Di saat akhir, sang atasan mengirimnya keluar dari kerajaan ditemani Jeong-ho karena sadar setelah meninggal, tidak ada yang bisa menyelamatkan nasib Jang-geum.

Beberapa tahun telah berlalu, Jang-geum hidup tenang bersama Jeong-ho dan memiliki seorang putri yang sama cerdasnya sambil terus mengobati orang-orang. Hidup sama seperti ayah-ibunya yang jadi pelarian, mereka akhirnya tertangkap oleh para pengawal kerajaan. Namun berbeda dengan sebelumnya, rupanya kesalahan Jang-geum dan Jeong-ho telah dimaafkan.

Reuni antara keduanya dan Permaisuri, Yeon-seng yang telah bergelar selir Soo-waen dan para sahabat lama berlangsung mengharukan. Meski namanya telah dibersihkan dan dijanjikan untuk kembali menjabat sebagai Tabib Agung, Jang-geum akhirnya memilih untuk hidup tenang bersama Jeong-ho dan putrinya di desa sambil menjalankan panggilan hidup yang sebenarnya : mengobati mereka yang membutuhkan.

TOKOH DAN PEMERAN JEWEL IN THE PALACE :

Lee Young-Ae sebagai Suh Jang-geum
Tokoh utama dalam cerita, ia tidak segan-segan untuk melakukan sejumlah eksperimen dengan bantuan alam untuk mendapatkan hasil terbaik. Dididik dengan keras oleh Dayang Han, Jang-geum tumbuh menjadi gadis yang cerdas dan pintar, serta menjadi teladan kaum wanita dengan membuktikan bahwa lewat kerja keras, hal yang kelihatannya mustahil bisa dicapai. Sama seperti gurunya, Jang-geum memiliki karakter yang lurus dan percaya pada keadilan meski untuk itu ia kerap harus menderita terlebih dahulu.

Ji Jin-hee sebagai Min Jeong-ho
Disukai oleh Geum-young, ia adalah sosok pria yang merupakan idaman banyak wanita. Perkenalannya dengan Jang-geum diawali ketika gadis itu merawatnya saat terluka parah dalam pertempuran, sehingga akhirnya memutuskan untuk menjaga Jang-geum sepanjang sisa hidupnya. Bahkan demi cinta tersebut, ia rela melepas jabatan bahkan nyawanya sekalipun, dan tujuan utama dari setiap tindakannya adalah menjaga wanita yang lewat perjalanan waktu akhirnya dicintai dan mencintainya.

Hong Ri-na sebagai Choi Geum-young
Memiliki kepintaran diatas rekan-rekan sebaya, kehidupannya mulai berubah setelah Jang-geum, yang ternyata mampu bersaing, masuk ke istana. Sempat bersahabat dekat, Geum-young akhirnya memusuhi gadis itu karena dianggap merebut Jeong-ho yang dicintainya sejak kecil. Meski kerap mengikuti keinginan Dayang Choi, sebenarnya ia memiliki karakter yang peragu sehingga pada akhirnya sulit memilih antara berada pada sisi kebaikan atau kejahatan.

Gyeon Mi-ri sebagai Choi San-gong
COntoh wanita yang rela melakukan segala cara untuk meraih kekuasaan dan kekayaan, Dayang Choi di awal hidupnya memiliki karakter baik serta sempat bersahabat dengan Dayang Han dan Dayang Park. Namun, ambisi keluarganya yang telah turun-temurun mengajarkan akan hal-hal buruk yang membentuk karakternya. Berulangkali nyaris tersandung, kekuasaan yang diimpikan Dayang Choi runtuh, namun sebelum hidupnya berakhir ia sempat bertobat.

Park Eun-hye sebagai Lee Yeon-seng
Berbeda dengan sahabat baiknya Jang-geum yang kerap nekat, gadis satu ini memiliki karakter yang lembut dan polos. Hal itulah (ditambah latar belakang keluarga) yang kerap membuatnya jadi sasaran olok-olok musuh besar sekaligus teman sekamarnya Yong-ro. Namun pada akhirnya, kepolosan dan kebaikan hati tersebut yang mengubah jalan hidup sekaligus membawanya ke kehidupan yang lebih baik : menjadi selir Kaisar.

Yang Mi-gyeong sebagai Han Ae-jong
Berperan penting atas hadirnya Jang-geum di dunia, Dayang Han percaya bahwa dapur istana tidak boleh dicampuradukkan dengan kepentingan politik. Dalam ilmu memasak, ia hanya bisa disaingi oleh Dayang Choi meski keduanya memiliki teknik yang berbeda. Sosoknya yang tegas, tanpa kompromi dan lurus menjadi inspirasi bagi muridnya, namun disisi lain hal itu pulalah yang membuatnya berseberangan kubu dengan Dayang Choi, dan pada akhirnya membawanya pada kematian meski sempat merasakan jabatan puncak.

Dalam tarikh Kerajaan Korea atau Annals of the Joseon Dynasty tertulis nama Suh Jang Geum sebanyak sepuluh kali, Suh Jang Geum adalah nama asli Dae Jang Geum, sedangkan Dae adalah sebutan bagi pegawai ‘kelas-tiga’ dalam hirarki di kalangan pejabat istana yang artinya ‘great’. Sebutan Dae sebagai first name adalah penghargaan dari istana. Dalam tarikh ini Suh Jang Geum disebut-sebut sebagai ‘Tabib/dokter Eksekutif’ dimana Raja Jungjong merasa puas dengan pengetahuan medis yang dimiliki Jang Geum dan mempercayainya untuk menjaga kesehatan anggota keluarga kerajaan.

Berikut adalah beberapa fakta yang related dengan Jang Geum pada tarikh Korea:

  • March-April 1515, ketika istri kedua Raja Jungjong meninggal akibat komplikasi dari kelahiran anaknya. Pegawai-pegawai di kalangan istana mengusulkan pada Raja Jungjong untuk menghukum semua tenaga medis wanita yang telah merawat istri Raja Jungjong (termasuk Jang Geum). Namun Raja Jungjong menolak usulan itu dan berkata : ‘Jang Geum telah banyak berjasa untuk perannya sebagai tenaga medis wanita yang membantu kelahiran di istana putri, akan tetapi saya tidak pernah memberinya penghargaan hingga sekarang, karena banyaknya urusan lain. Sekarang kalian (pegawai-pegawai istana) mengusulkan pada saya untuk menghukumnya karena kematian Ratu, maka saya tidak akan melakukannya sebagaimana saya tidak akan memberinya penghargaan. Cukup sampai disini.’ Horeee… bijak juga ya Raja Jungjong? Pembaca silakan standing applause buat Raja jungjong hehe.
  • 1524 , tarikh mencatat bahwa Dae Jang Geum lebih baik dibanding tenaga medis lainnya di istana. Hasilnya, ia diizinkan memeriksa kesehatan sang Raja.
  • 1533 , dalam tarikh tercatat komentar sang Raja tentang kesehatannya : “Saya telah sembuh dari penyakit yang telah berbulan-bulan. Dokter dan apoteker kerajaan berhak mendapatkan penghargaan. Jang Geum dan Kye-Geum, dua tenaga medis wanita, masing-masing juga akan dihadiahi beras sebanyak 15 karung, kacang sebanyak 15 sak, dan 10 buah pakaian.”
  • 29 Januari 1544, Tarikh mengutip sebuah pesan dari Raja : “Saya tidak menjalankan tugas saya untuk jangka waktu yang cukup lama sejak saya terserang demam. Beberapa hari yang lalu, saya menghadiri seminar akademis (yang mendiskusikan filsafat), namun musim dingin membuat kondisi saya memburuk. Saya telah meminta pada Bak Se-geo dan Hong Chim, dokter istana, dan tenaga medis wanita Jang Geum untuk berdiskusi tentang resep obatnya. Tolong beritahukan pada menteri kesehatan.”
  • 9 Februari 1544, Tarikh mencatat bahwa Raja Jungjong memuji Jang Geum atas kesembuhannya dari demam.
  • 25 Oktober 1544, Tarikh mencatat percakapan antara Menteri Kerajaan dan Jang Geum tentang kesehatan sang Raja yang kian memburuk. Jang Geum tercatat mengatakan ini : “Dia (Raja Jungjong) tertidur sekitar tengah malam, dan juga tertidur untuk waktu yang singkat pada saat fajar. Dia baru saja buang air kecil, setelah sembelit lebih dari tiga hari.”
  • 26 Oktober 1544, Tarikh mengutip perkataan sang Raja : “Saya masih sembelit. Resep obat apa yang harus dibuat masih didiskusikan. Dokter wanita (Dae Jang Geum) mengetahui semua kondisi saya,” selanjutnya, Jang Geum menjelaskan resep obat untuk Raja pada menteri.
  • 29 Oktober 1544, Saat tarikh mencatat bahwa Raja telah sembuh dan Ia memberikan liburan pada seluruh petugas medis. Raja meninggal 17 hari sesudahnya, pada 15 Nopember 1544. Ini merupakan entry terakhir pada tarikh yang berkenaan dengan Jang Geum.

Jang Geum juga tercatat dalam Jurnal Petugas Medis Dinasti Joseon, hal ini menjelaskan tentang asal usul dan kesuksesan Jang Geum: “Petugas Medis Wanita Jang Geum, yang asal-usulnya tidak dapat ditelusuri, mendapatkan hak untuk disebut sebagai ‘Dae Jang Geum’ atas maklumat dari Raja Korea ke-11, Jungjong, pada masa 18 tahun pemerintahnnya. Pada saat itu, belum pernah ada Dokter wanita yang merawat Raja, akan tetapi Raja mempercayai metode Jang Geum mengatasi penyakit dengan makanan. Jang Geum, dengan haknya untuk menyandang gelar ‘Dae’ pada namanya, merupakan wanita hebat yang namanya akan dicatat dalam buku-buku sejarah.”

Hingga saat ini, sejarawan Korea masih memperdebatkan apakah Suh Jang Geum itu pernah benar-benar hidup di zaman Raja Jungjong ataukah hanya sebuah istilah umum yang biasa dipakai pada masa itu, yang asal-usulnya hilang dalam sejarah Korea. Yang pasti, hingga saat ini Korea tidak pernah memiliki Dokter kepresidenan berjenis kelamin wanita selain Jang Geum. Sosok Jang Geum dalam serial drama Jewel in the Palace dianggap tidak akurat karena memerankan seorang Juru Masak yang beralih profesi menjadi Tenaga Medis. Hal ini dikarenakan ketidakjelasan tentang detail kehidupan Suh Jang Geum. Saya juga tidak menemukan tentang Geum Yong dan yang lainnnya. For further info, silakan cek di wikipedia.

The porcelain-smooth face who portrayed Dae Jang Geum

Sang pemilik muka-porselen itu adalah Lee Young-ae. Saya menebak usianya sekitar 25 atau 27an, ternyata doi udah tuwir juga; usianya sekarang 34. Saya tidak tahu kalau sebelumnya Young-ae pernah main di Winter Sonata, yang melambungkan namanya barengan sama Bae Yong Jun. Yang doyan film Korea pasti lebih tahu image004. Di Jepang julukan untuk Young-ae adalah Yon-sama (sama adalah penghormatan dengan tingkatan tertinggi dalam memanggil nama orang di Jepang). Jadi ingat anime Rurouni Kenshin, dimana Aoshi (musuhnya Kenshin) dipanggil Aoshi-sama oleh pengawal-pengawalnya, mungkin karena saking respectnya. Setelah main di Jewel in the Palace, Young-ae Lee main di Sympathy for Lady Vengeance. Sebelumnya pernah juga berperan sebagai perwira dalam JSA (Joint Security Area), di film ini Young-ae terlihat berbeda sekali dengan perannya sebagai Jang Geum di Jewel in the Palace. Kalo penasaran, silakan klik imdb dan cari sendiri.

Wanita kelahiran 31 Januari 1972 ini pernah kuliah di Han Yang University untuk belajar Bahasa Jerman. Gelar masternya diperoleh di Chung-Ang University. Karirnya dimulai waktu umurnya 14 tahun. Dan yang pasti, nasibnya di kehidupan nyata lebih baik ketimbang nasib Jang Geum. Sekarang Young-ae disebut-sebut sebagai the next Hallyu (Korean wave)

Diarsipkan di bawah: favorite — by karenasemuasayangmega @ 7:11 am
Edensor

Judul : Edensor
(Buku Ketiga dari Tetralogi Laskar Pelangi)
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : PT. Bentang Pustaka
Cetakan : I, Mei 2007
Tebal : 290 hlm ; 20.5 cm

“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”

- Arai

Semua orang pasti memiliki mimpi. Namun hanya sedikit orang yang berani menjadikan mimpinya sebagai tujuan hidupnya dan berusaha dengan segala upaya untuk mewujudkan mimpinya. Tak sedikit orang hanya menjadikan mimpi sebagai angan-angan yang seolah tak mungkin terjangkau, sehingga ia menyerah pada mimpinya, melupakannya, dan tenggelam dalam rutinitas hidup yang menjeratnya.

Ikal dan Arai adalah pemimpi yang berani. Walau terlahir dalam keluarga sederhana di Belitong, mereka memiliki mimpi setinggi langit. Mimpi yang diperolehnya dari Pak Balia, guru SMA-nya.

“Murid-muridku, berkelanalah, jelajahi Eropa, jamah Afrika, termukan mozaik nasibmu di pelosok-pelosok dunia. Tuntut ilmu sampai ke Sorbonne di Prancis, saksikan karya-karya besar Antoni Gaudi si Spanyol.” (hal 34)

Kalimat Pak Balia itu begitu menyentuh, menggelisahkan hati dan pikiran mereka dan menyimpannya sebagai mimpi yang harus mereka raih. Walau untuk menjelajahi Eropa bagaikan punguk merindukan bulan, mereka tak menyerah dengan keterbatasan mereka dan terus berusaha untuk mewujudkannya. Mimpi itulah yang menjadi benang merah dari seluruh kisah kehidupan Ikal yang kemudian ditulisnya dalam bentuk novel hingga lahirlah apa yang disebut sebagai Tetralogi Laskar Pelangi. (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov).

Setelah sukses di dua novel terdahulunya, kini terbitlah novel ketiganya “Edensor”. Jika dalam Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi Ikal bertutur mengenai mimpinya dan usahanya untuk meraih mimpi-mimpi besarnya. Di buku ketiganya ini, apa yang menjadi impian mereka benar-benar terwujud. Dalam Edensor mereka benar-benar telah berada dalam tanah yang telah dijanjikan oleh mimpi-mimpi mereka.

Masih dalam gaya bertutur dan penyajian yang sama seperti di buku keduanya, dimana Andrea merangkai kisah-kisahnya dalam penggalan-penggalan mozaik kehidupan. Demikian pula dalam Edensor. Kisah-kisahnya pendek-pendek saja (5-10 hal) sehingga di buku setebal 288 halaman ini memuat 44 mozaik/bab yang ditulis dengan lancar dan memikat Tak heran banyak pembaca mengaku membaca buku ini dalam sekali duduk.

Di sepuluh mozaik pertama, novel ini kembali mengisahkan kisah-kisah Ikal semasa masih di P. Belitong, bekerja di Bogor, hingga keberangkatannya menuju Sorbonne-Prancis. Di bagian ini ada beberapa kisah yang menarik antara lain kisah kelahiran si Ikal, bagaimana perjuangan Ibunya agar bisa melahirkan tepat pada tanggal kelahiran PBB (24 Oktober) agar kelak Ikal bisa menjadi juru pendamai. Lalu ada pula kisah bagaimana nama Ikal yang sebelumnya pernah diberi nama Aqil Barraq Badruddin harus diganti karena dirasa memberatkan. Namanya diganti menjadi Wadudh, dan akhirnya diganti lagi menjadi Andrea Hirata. Nama yang tak lazim bagi seorang anak melayu di Belitong.

Di mozaik-mozaik berikutnya barulah novel ini menceritakan mengenai pengalaman Ikal dan Arai di tanah impiannya – Sorbonne – Prancis. Hal ini menarik karena mengungkap bagaimana mereka harus menjalani kehidupan di sebuah dunia yang benar-benar baru. Ketika baru saja Ikal dan Arai menginjakkan kaki di Belgia, mereka terlunta-lunta di jalan dan didera cuaca dingin yang menggila yang hampir saja merengut nyawa mereka. Geger budayapun dialami oleh mereka, Ikal menemukan berbagai paradoks antara apa yang dilihatnya di Eropa dengan keadaan di tanah kelahirannya.

Dan yang paling menarik dari novel ini terdapat di mozaik 31 hingga selesai. Di bagian ini dikisahkan pertaruhan Ikal dan kawan-kawannya untuk mengelilingi Eropa pada saat liburan musim panas. Masing-masing membentuk kelompoknya sendiri-sendiri. Ikal berpasangan dengan Arai. Yang menang adalah mereka yang dapat menempuh paling banyak kota dan negara. Yang kalah harus mengurus laundry peserta lain selama tiga bulan, dan yang paling memalukan, harus menuntun sepeda secara mundur dari museum legendaris Le Leouvre ke gerbang L’Arc de Triomphe dimana di sepedanya digantungi pakaian-pakaian rombeng.

Ikal dan Arai melakukan perjalanannya sebagai backpaker. Untuk membiayai perjalanannya mereka harus rela menjadi pengamen seni, yaitu menampilkan seni patung dimana Ikal dan Arai menjadi patung dan berdandan sebagai seekor putri duyung. Perjalanan mereka penuh tantangan, ketika kehabisan uang, mereka harus makan daun-daunan mentah untuk bertahan hidup. Namun Ikal dan Arai tak pernah menyerah, mereka manusia yang hidup dalam mimpinya. Hanya berbekal impian, keberanian dan tekad untuk memenangkan taruhan, mereka akhirnya mereka mampu melakukan perjalanan ke 42 negara di Eropa, Rusia hingga menjejakkan kakinya ke Afrika!

Ketika kembali ke Paris, Ikal kembali menekuni kewajibannya sebagai mahasiswa. Ia tenggelam dalam risetnya. Berita buruk diterimanya karena Prof Turnbull, pembimbingnya akan pensiun dan pulang kampung dan bekerja di Sheffiled Inggris. Khawatir tesisnya terbengkalai, Ikal terpaksa mengikuti exchange program ke Shieffield Hallam University untuk melanjutkan risetnya dibawah bimbingan Prof Turnbull. Kini Ikal semakin dekat dengan Edensor, sebuah desa di Inggris yang selama ini hanya dibacanya di novel karya James Herriot pemberian A ling, gadis Hokian pujaan hatinya.

Rasanya tidak ada dari kita yang tidak punya mimpi dalam menjelajahi kehidupan, terkecuali mungkin sebagian saja yang telah terjangkiti penyakit kikir akut, sehingga mereka teramat pelit, bahkan untuk sekedar bermimpi. Yang membedakan nantinya adalah apakah mimpi-mimpi tersebut mampu menggerakkan dan menginspirasi bagi misi-misi penaklukan dalam kehidupan pemimpinya atau sekedar berhenti dan dicukupkan sebagai mimpi.

Edensor adalah nama sebuah desa khayalan yang dikutip dari novel karya Herriot, Seandainya Mereka Bisa Bicara, kenangan A Ling untuk Ikal. Khayalan terhadap desa ini telah menghantarkan Ikal (dan Arai) kepada penaklukan-penaklukan yang gagah berani.

A Ling menandai cerita tentang keindahan Desa Edensor dalam novel itu, kubaca bagian itu berulang-ulang. Desa khayalan itu seakan membuka jalan rahasia dalam kepalaku, jalan menuju penaklukan-penaklukan terbesar dalam hidupku, untuk menemukan A Ling, untuk menemukan diriku sendiri. (Edensor, hal 162)

Novel Edensor adalah novel ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi. Kalau Laskar Pelangi bercerita mengenai masa kecil para laskar pelangi dengan latar SD Muhammadiyah di Tanjong Pandan dan novel kedua, Sang Pemimpi, bercerita mengenai masa Ikal merantau ke Jakarta, maka Edensor bercerita mengenai kehidupan Ikal dan Arai semasa berkuliah di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan petualangan penaklukan gagah berani dataran Eropa dan Afrika; dari Belanda sampai ke Itali, dari Tunisia sampai ke Casablanca dan kembali masuk Portugal.

Novel Andrea Hirata adalah semangat yang menggebu, mimpi yang yakin tergapai dan keluguan. *apa yang lebih lugu dari membandingkan Rhoma Irama dengan Adam Smith? Dalam novel ini kita tetap pula akan menemukan kekhasan Andrea Hirata yang kampiun dalam bermetafora, ’selipan-selipan’ bijak dan akhir tiap bab yang mengejutkan dan tidak meninggalkan apapun selain ironi menggelitik nan satire yang sungguh akan membuat kita terpingkal-pingkal. *sampai sakit perut saya dibuatnya

Kalau kita sering menjumpai buku-buku motivasi menguraikan banyak hal yang hanya berhenti sampai pada tataran teori, maka novel Edensor adalah sebuah kitab provokasi yang proven karena penulisannya diinspirasi oleh perjalanan hidup Andre Hirata sendiri. Pembuktian bahwa menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tidak ada hal sekecil apa pun terjadi karena kebetulan, bahwa mimpi-mimpi masa kecil mampu menjadi pemain utama dalam pengembaraan nasib.

Linda Christanty yang seorang cerpenis mengatakan bahwa Andrea Hirata membuatnya mabuk kepayang dalam kalimat endorsement di sampul belakang Edensor, maka saya hendak mengungkapkan kepada anda bahwa saya yakin dia telah berkata jujur.

Halaman Berikutnya »

Didukung oleh WordPress.com